SuhaNews – Jelang puncak pelaksanaan ibadah haji di wukuf Arafah hingga Muzdalifah dan Mina pada 8-10 Zulhijah mendatang, Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Kloter 13 PDG yang terdirid ari jemaah asal Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman, kota Sawahlunto dan kota Padang meninjau lokasi, Kamis (29/5) kemarin.

Adapun lokasi yang ditinjau adalah Arafah yang menjadi tempat wukuf. Terlihat panitia sudah menyiap tenda yang nyaman lengkap dengan fasilitas seperti kasur dan bantal yang akan digunakan oleh jemaah nantinya.
Setelah melihat tenda dan fasilita di Arafah, peninjauan dilanjutkan ke Jamarat dan Mina. Disini masih sepi, namun pada puncak haji nanti lokasi ini akan penuh oleh jemaah yang hendak melontar jumrah yang menjadi salah satu rukun haji.
Melontar jumrah yang merupakan manifestasi dari perjalanan spiritual dari Nabi Ibrahaim AS yang digoda syaiten saat hendak melakukan perintah Allah menyembelih anaknya nabi Ismail AS.
Prosesi ini memiliki makna yang mendalam bagi setiap jemaah haji, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt, tetapi juga sebagai cerminan perjuangan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Melempar Jumrah dilakukan selama tiga hari di Mina, tepatnya pada hari-hari Ayyamut Tasyrik. Pada hari pertama, jemaah melempar Jumrahul Aqabah, yaitu Jumrah terbesar, sementara pada hari kedua dan ketiga, mereka melempar Jumrah Ula, Jumrah Wusta, dan Jumrah Aqabah. Dalam ritual ini, terkandung banyak hikmah yang bisa dipetik oleh umat Muslim sebagai pembelajaran dalam memperbaiki diri dan memperteguh iman. Berikut ini lima hikmah utama dari prosesi melempar Jumrah. wukuf wukufÂ

Selain Karu dan Karom Kloter 13 PDG yang melakukan peninjauan, ada juga jemaah dari kloter lain yang melakukan hal serupa. Sulman | Fendi
Berita Terkait :
- Subuh di Hotel, Jemaah Haji Kloter 13 PDG Ikuti Tausiah DR. Rahmat Hidayat
- Ketika Orang Solok Bertemu di Makkah dalam Kapasitas Berbeda
- Sarapan pagi di Makkah, Jemaah Haji Solok / Kloter 13 PDG Nikmati Udara Tanah Suci
- Magrib di BIM, Jemaah Haji Kabupaten Solok Sampai di Jeddah Jelang Subuh
- Haji 2025, Sikembar dan Sibungsu yang Jadi Jemaah Haji Termuda
- Lambaian Tangan Masyarakat Kab. Solok Lepas Jemaah Haji ke Tanah Suci
- Jelang Keberangkatan Jemaah Haji Kab. Solok, Ini Himbauan Kakan Kemenag
- Kemenag Kab. Solok Persiapkan Keberangkatan Jemaah Haji 2025
- Operional Bus Shalawat Dihentikan Pukul 07.00 WAS, Jemaah Diimbau Solat Dihotel
- PPIH Siapkan Bus Shalawat untuk Jemaah Haji ke Masjidil Haram
- Gantikan Ibunya, Gadis 18 Tahun jadi Jemaah Haji Termuda



Facebook Comments