Jelang Keberangkatan Jemaah Haji Kab. Solok, Ini Himbauan Kakan Kemenag

SuhaNews – Jemaah Haji Kabupaten Solok dijadwalkan berangkat menuju asrama haji Embarkasi Padang, Minggu (25/5) siang dan akan dilepas secara resmi oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu di Masjid Agung Darussalam Islamic Center pada paginya.

Terkait keberangkatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli mengajak masyarakt untuk bersama-sama dengan Bupati melepas Duyufurrahman Kabupaten Solok menuju tanah suci.

“Mari kita bersama-sama melepas dunsanak kita yang tahun ini diberi kesempatan oleh Allah SWT menunaikan rukun Islam kelima, kita berkumpul di Masjid Agung Darussalam Islamic Center di Koto Baru untuk mendengarkan sambutan Bupati Solok sekaligus mendoakan perjalanan duyufurrahman dimudahkan Allah dalam menunaikan ibadah haji,” ujar Kepala Kantor Kemenag H. Zulkifli ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/5) petang.

Lebih lanjut disampaikan oleh Kakan Kemeng, jemaah haji Kabupaten Solok dijadwalkan masuk Asrama Haji embarkasi Padang pada Minggu (25/5) sore dan koper bagasi dijadwalkan pada hari yang sama sampai di Bandara Internasional Minangkabau.

“Terkait koper, kembali disampaikan agar jemaah membawa barang dengan berat tidak melebihi dari yang ditetapkan serta tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam aturan penerbangan. Kepada keluarga juga diminta untuk membantu mengingatkan kembali kepada jemaah dan hal ini sudah disampaikan sejak manasik sebelum keberangkatan ini,” ujar Kakan Kemenag.

Ditambahkan, untuk pakaian ihram dan pakaian ganti selama di asrama haji dimasukan kedalam koper kabin. Karena jemaah haji akan berpakaian ihram sejak dari Asrama Haji dan dalam penerbangan menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sedangkan  dokumen penting seperti pasport disimpan dalam tas khusus yang sudah dibagikan.

“Khusus kepada keluarga dan kerabat yang melepas dan mengantar jemaah cukup sampai di Islamic Center Koto Baru saja, tidak usah ikut ke Asrama Haji Padang, karena di Padang nanti, jemaah akan mengikuti berbagai kegiatan dan prses sebelum terbang ke Arab Saudi, jadi kalaupun ke Padang tidak bisa brjumpa dengan jemaah yang dalam asrama dan kalau dipaksakan bisa menganggu proses yang dilalui jemaah,” terang Kakan Kemenag.

BACA JUGA  Solok Diguncang Gempa, Pusatnya Dikedalaman 10 km

Menutup keterangannya, Kakan Kemenag merinci bahwa selama lebih kurang 24 jam di asrama haji, jemaah akan mengikuti pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan imigrasi, pembagian identitas jemaah haji Indonesia yang ditutup dengan boarding pas Lion Air. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News