Kab Solok Zona Kuning, Pelaksanaan Pembelajaran Menunggu Arahan Gubernur

932
solok
Kabupaten Solok menunggu arahan Gubernur
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok bersama bupati/wali kota se-Sumatera Barat menggelar Video Conference (Vidcon) dengan Gubernur Sumbar, Senin (6/7) di Guest House Arosuka.

Vicon kali ini membahas Kajian Epidemiologi Covid-19 di Sumbar, Evaluasi Pelaksanaan TNB-PAC (tatanan normal baru-produktif aman covid-19), Tindakan pengendalian Covid-19 di masa TNB-PAC, dan Kebijakan terhadap proses belajar mengajar di tahun ajaran 2020/2021.

Dalam vicon ini Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, didampingi Wagub Nasrul  Abit, Asisten III Prov Sumbar, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, dan SKPD lainnya. Sementara Bupati Solok diwakili Sekda Aswirman didampingi oleh Asisten Eksbangkesra Medison, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Zulkisar, Kadis Pariwisata Nasripul Romika, dan Kepala SKPD lainnya.

“Semua daerah sudah berusaha mengendalikan dan menekan pertumbuhan covid-19,” jelas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Sumatera Barat, jelas Gubernur sudah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19,  mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memastikan kondisi tetap kondusif dan aman covid-19.

“Kebijakan PSBB yang diterapkan mampu menekan penularan Covid-19,” jelas Irwan Prayitno.

pembelajaran
Sekda bersama sejumlah pejaban eselon II ikuti Vicon bersama Gubernur Sumbar

Di sisi lain, jelas Irwan Prayitno, PSBB menyebabkan berbagai aspek kehidupan ikut terdampak sehingga relaksasi penerapan PSBB bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kebijakan kita tentu sesuai dengan arahan dari pusat dengan melihat situasi di lapangan dan masalah yang dihadapi,” jelas Irwan Prayitno.

Kebijakan dalam pengendalian pertumbuhan covid ini, tambah Gubernur,  harus dilakukan di setiap Kabupaten/Kota di Sumbar.

“Proses belajar mengajar menyambut tahun ajaran 2020/2021 pada 13 Juli harus dibahas secara matang,” ujar Irwan Prayitno.

Gubernur akan mendengar masukan dari bupati/wali kota mengenai langkah dan metode pembelajaran yang akan diterapkan di daerahnya masing -masing dan hasilnya sudah harus kita putuskan sebelum 13 Juli 2020.

Provinsi Sumbar sudah membagi tiga zona pandemi covid-19, yakni zona merah, kunng dan hijau. Zona hijau bisa tatap muka, sementara zona kuning dan merah dibahas ulang, jenis pembelajaran yang akan dilakukan.

Kabupaten Solok termasuk zona kuning, masih menunggu kebijakan dari Gubernur Sumbar tentang pelaksanaan pembelajaran tahun pelajaran baru yang akan dimulai pada 13 Juli 2020.

“Kita mengikuti arahan Gubenur Sumbar dalam pelaksanaan pembelajaran pada tahun pelajaran baru 2020/2021,” ujar Sekda Aswirman didampingi Kadis Dikpora Zulkisar. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...