Kampus III Surau Tahfidzul Qur’an Jalikur Patanangan Diresmikan

Tilatang Kamang, SuhaNews – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman resmikan Kampus III Surau Tahfidzul Qur’an Jalikur Patanangan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu (5/2).

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti dan pembukaan papan selubung nama Kampus III Surau Tahfidzul Qur’an itu.

Baca juga: Masyarakat Jorong Aro Kandikia Bangun Surau Baru

Kegiatan turut dihadiri Kacabdin Pendidikan Sumbar wilayah Agam, Mardison, Kakan Kemenag Agam, Marjanis, Kabag Kesra Setdakab Agam, Surya Wendri, angota DPRD Agam, tokoh masyarakat dan lainnya.

“Semoga ke depan semakin banyak rumah tahfiz di Kabupaten Agam untuk mendidik generasi belajar tahfiz Qur’an,” harap Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Dalam pengembangan pendidikan Tahfidzul Qur’an ini, katanya, Pemkab Agam sudah menjajaki kerjasama dengan Kankemenag dan MUI Agam.

“Dalam mengembangkan pendidikan agama ini, kita harus bersinergi dengan Kankemenag dan MUI, supaya hasil yang diharapkan bisa terwujud dengan maksimal,” sebut bupati.

Bupati mengajak masyarakat membangun rumah tahfiz, paling tidak laksanakan dulu kegitannya di musala atau masjid di lingkungan masing-masing.

Bupati berkomitmen, bakal memberikan kesempat bagi bagi para hafiz dan hafizah agar dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi.

Panitia pembangunan, Darnis Burhan Dt Bagindo Sati menyebutkan bahwa pembangunan gedung ini menelan biaya sekitar Rp876 juta lebih, yang bersumber dari para donatur di Kabupaten Agam.

“Pembangunan ini dilaksanakan empat tahap, dengan lama pengerjaan 17 bulan 12 hari,” kata Darnis Burhan Dt Bagindo Sati.

Pembangunan ini, jelasnya, diawali dari tingginya keinginan masyarakat untuk menitipkan anaknya di rumah Tahfidzul Qur’an Musala Firdaus, sementara daya tampung terbatas.

“Perantau di Malaysia mewakafkan tanahnya untuk pengembangan rumah tahfiz ini,” jelas Darnis Burhan Dt Bagindo Sati.

BACA JUGA  Euro U-19 2023: Kandaskan Spanyol, Italia Hadapi Portugal di Final

Modal awal pembangunan hanya Rp9 juta. Setelah dimulai, para donatur ikut berpartisipasi dalam membangun rumah tahfiz ini.

“Terima kasih pada donatur yang telah berpartisipasi dalam membantu pembangunan ini. Semoga akan banyak lahir hafiz dan hafizah di Surau Tahfdzul Qur’an ini,” ujarnya. (*)

Baca juga: Bupati Eka Putra Resmikan Surau dan Naiki Rumah Gadang Suku Melayu

Facebook Comments

Google News