Kapolda Sumbar Lakukan Penanaman Perdana Nilam di Supayang

kapolda
Arosuka, SuhaNews  – Kapolda  Sumbar Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto, MM lakukan penanaman perdana bibit nilam dalam upaya pemanfaatan lahan Polda Sumbar bersama PT. Sirukam Lubung Nagari untuk mendukung program PROMOTER, Kamis, 14 Januari 2021 di Pancang Merah, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok.

Penanaman perdana bibit nilam juga diikuti oleh Bupati Solok diwakili oleh Sekdakab Aswirman, Kapolres Solok Arosuka  AKBP Azhar Nugroho, Dandim Solok Letkol Arm Reno Triambodo, Kajari Solok Donny Haryono Setiawan, Kabag Humas Syofiar Syam, Direktur PT. Sirukam Lubung Nagari, Camat Py. Sekaki, dam Wali Nagari.
“Ini merupakan kegiatan kedua yang dihadiri oleh Kapolda Sumbar dalam rangka penanaman bibit nilam di Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki,” ujar Bupati Solok diwakili Sekda Aswirman.

Penanaman bibit nilam ini, jelas Sekda, merupakan kerja sama antara Polda Sumbar dengan PT Sirukam Lubung Nagari untuk mengolah lahan dan pengembangan bibit nilam.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menampung tenaga kerja bagi warga sekitar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap Aswirman.

Nagari Supayang ini, jelas Sekda, cocok untuk lahan pertanian khususnya bibit Nilam. Sebelumnya sudah ada kegiatan seperti ini dilakukan. namun belum ada kemajuan.

“Mudah-mudahan melalui kerjasama Perusahaan dan Polda Sumbar ini, produk nilam bisa lebih berkembang,” tambah Aswirman.

Kepada PT. Sirukam Lubung Nagari, Bupati berharap agar berupaya mengembangkan bibit nilam ini di Kabupaten Solok, selain dapat menghidupkan dan mengembangkan perekonomian juga dapat memberi kontribusi buat daerah berupa retribusi dan Pajak Daerah.

Sementara Pimpinan PT. Sirukam Lubung Nagari, Pak Boy, mengatakan bahwa lahan yang diresmikan ini seluas 25 Ha, terdiri atas lahan yang sudah digarap sebanyak 17 Ha untuk 4000 pohon/Ha dan lahan cadangan sebanyak 8 Ha yang akan digarap selanjutnya.

BACA JUGA  Pasien Sembuh Bertambah 10 Lagi, Total Positif Covid-19 di Sumbar 420 Orang

“Penggarapan lahan ini dilakukan sesuai dengan tekhnik dan mekanisme bidang pertanian sehingga pengolahan lahan untuk bibit nilam ini dapat terlaksana dengan baik.
“Target panen perdana selama 6 bulan dan untuk panen berikutnya selama 3 bulan, begitu seterusnya,” jelas Boy.

Pengembangan bibit Nilam ini, jelas Boy, telah mengikutsertakan  masyarakat sebanyak 60 orang dan sudah dipanen.

“Pada Maret 2021 akan dikembangkan kegiatan berupa pengelolaan sapi dan jagung manis karena lahan mendukung untuk pelaksanaannya,” tambah Boy.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto mengatakan bahwa pengembangan daerah tanpa merusak habitat sekitarnya.

kapolda“Di tengah pandemi yang sedang terjadi, kita perlu mecari peluang usaha dalam rangka peningkatan ekonomi dan juga membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto.
Diharapkan masyarakat bisa menghidupkan lahan yang tidur untuk diolah menjadi lahan yang produktif.

“Minyak nilam sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki nilai komoditi yang baik dan peluang ekspor,” tambah Kapolda. (Wewe/Dedi)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...