Karantina Tahfiz RTAF dan RT DAQU Ditutup, Ayah Basran Sudah Hafal 9 Juz

706
bale
Batusangkar, SuhaNews – Camat Rambatan menutup program Karantina Tahfiz Al-Qur’an RTAF DAN RT Darul Qur’an III Koto Rambatan, Tanah Datar, Sabtu (16/5/2020). 

“Ini merupakan Program Orang Tua Menghafal di Rumah Tahfiz Fisabilillah (RTAF) dan Rumah Tahfiz Darul Qur’an (RT DAQU),” ujar Pengurus Rumah Tahfiz, Andra Mairoza.

Sekalipun dalam pandemi Covid-19, jelas Andra, RTAF dan RT Darul Qur’an  sukses melakukan karantina Tahfiz, baik untuk anak-anak maupun untuk orang tua murid.

“Terima kasih kita sampaikan kepada Ustadzah Siska Damasra yang telah menyelenggarakan kegiatan karantina Tahfiz ini,” tambah Andra.

karantinDengan terselenggaranya program rumah tahfiz ini, jelas Andra Mairoza, santri POM (Program Orangtua Menghafal) maupun santri anak-anak  terhindar dari kegiatan yang tidak bermanfaat dan banyak yang telah bertambah hafalannya sampai 3 Juz saat karantina.

“Karantina tafhfiz sangat berpengaruh terhadap motivasi peserta dalam menghafal karena berkumpul dengan orang-orang yang sama-sama berkeinginan untuk menghafal Al-Qur’an,” jelas Andra.

Semoga kegiatan ini, jelas Andra, menjadi ibadah bagi kita semua dan lahirnya generasi  Qurani yang hafal Al-Quran dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup sehari hari.

Sementara Ustadzah Siska Damasra mengatakan, setiap tahun, RTAF & RT DAQU Mengadakan Karntina Sebanyak 2 Kali. Yang pertama Karantina Tahfizh Program Liburan (PKL), itu di adakan ketika santri Libur Semester. Kedua Karantina Tahfizh Program Ramadhan, diadakan setiap bulan Ramadhan.

“Ramadhan Tahun ini RTAF & RT DAQU mengadakan Karantina Tahfizh Program Ramadhan Non Muqim,” jelas Ustadzah Siska Damasra.

karantinBeda dengan tahun- tahun sebelumnya, Karantina Tahfizh Program Ramadhan tahun ini diIkuti oleh 20 orang santriwan/ti saja, mengingat situasi dan kondisi pandemi covid-19,  jadi peserta dibatasi.

“Peserta dibagi menjadi 2 shift, shift 1 masuk pukul 08.00-09.30 WIB terdiri dari 10 orang peserta, sedagkan shift 2 masuk pukul 10.00-11.30 WIB trdiri dari 10 orang,” jelas Ustadzah Siska Damasra.

Alhamdulillah, dengan adanya karantina tahfizh program ramadhan ini, jelas Siska Damara, semua santri, termasuk POM (Program Orangtua Menghafal) antusias untuk menghafal dan menyetorkan hafalannya dalam jangka waktu 21 hari, 26 april sampai dengan 16 mei 2020.

“Hafalan terbanyak selama karantina tahfizh program Ramadhan non muqim diraih oleh Ayah Basran TK. Sidi. Ia mampu menghafal sebanyak 3 Juz 11 Halaman,” ujar Ustadzah Siska Damasra

karantinAyah Basran sudah hafal sekarang sebanyak 9 Juz. Sungguh luar biasa semangat dari orang tua kita yang satu ini,

Semenrara Camat Rambatan Dra Liza Martini menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya program rumah tahfiz ini di III Koto, Rambatan selama 21 hari.

“Program ini sangat terasa manfaatnya baik bagi yang muda maupun yang tua,” ujar Liza Martini.

Kegiatan ini, jelas Camat Liza Martini, bisa dikatakan kegiatan Kabupaten Tanah Datar karena tidak hanya warga III Koto yang merasakan, Pemerintah Daerah juga mendukung kegiatan ini.

“Pemda memiliki program waqaf 1000 hadis dan beasiswa untuk para penghafal Al-Qur’an,” jelas Camat Liza Martini.

serta dipersilakan memilih sekolah yang dinginkan jika memiliki hafalan lebih dari 3 Juz, kepada ustadz ah Siska Damasra, pengurus dan kepada orang tua terimakasih untuk kegiatan ini,

Camat  Rambatan juga mengingingatkan agar tetap waspada dengan kondisi Covid-19. Ikutilah protokoler Covid-19, tetap sosial distancing, memakai masker dan menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Mudah-mudahan kita terhindar dari virus corona ini,” tandas Liza Martini.

Reporter: Dajim       Editor: Wewe

Baca Juga:’

Facebook Comments

loading...