Kemenag Kota Bukittinggi gelar Supervisi Pembelajaran Kepala Madrasah

Kemenag Kota Bukittinggi gelar Supervisi Pembelajaran Kepala Madrasah
Bukittinggi, SuhaNews – Dalam rangka melihat perkembangan kurikulum sekaligus menjawab tantangan dunia pendidikan, Kantor Kemenag Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Madrasah mengadakan kegiatan Tindak Lanjut Supervisi Pembelajaran bagi kepala dan wakil kepala Madrasah mulai dari tingkat RA Negeri dan Swasta se- Kota Bukittinggi.
Kegiatan tersebut diadakan di Aula MAN 2 kota Bukittinggi (17/11/22) dibuka langsung Plh. Kepala Kemenag kota Bukittinggi H. Zulfikar didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, H. Gazali beserta tim. Sebagai pemateri pada kegiatan ini adalah Drs. Irsyad (kepala MAN 1 kota Bukittinggi).

Deswita, Wakil Kepala Bidang Kurikulum menyampaikan kepada Humas “Supervisi pembelajaran sangat penting dilakukan di madrasah sebagai suatu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Adanya hasil supervisi yang diperoleh pengawas, kepala sekolah ataupun supervisor yang ditunjuk oleh kepala sekolah dapat dijadikan acuan ataupun tindak lanjut untuk pelaksanaan PKB.

“Kita dapat meningkatkan mutu guru dengan mengetahui kekurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan supervisi. Kegiatan evaluasi supervisi yang diadakan kemenag Bukittinggi pada hari ini sangat membantu kegiatan- kegiatan supervisi di madrasah khususnya di MAN 2 Bukittinggi. Meskipun selama ini kita sudah melaksanakan supervisi namun masih ada kekurangan- kekurangan yang kita temukan. Kegiatan ini sangat membantu dalam pembuatan laporan supervisi yang akan kita kumpulkan akhir tahun nantinya”. Papar Deswita.

Kepala MAN 2 Bukittinggi Amri. J pada kesempatan tersebut menjelaskan “Kegiatan Tindak Lanjut Supervisi Pembelajaran sangat penting bagi setiap madrasah khususnya perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru. Sebelum pelaksanaan supervisi kami juga sudah membuat perencanaan dan seterusnya supervisor mendiskusikan temuan supervisi dengan guru yang bersangkutan. Dari nilai supervisi yang didapat akan dilihat permasalahan yang muncul dan yang sering ditemukan oleh supervisor.

BACA JUGA  Pimpinan Pesantren dan MDTA se Bukittinggi Bahas Pembelajaran New Normal

Ada 3 kategori nilai yang ditemukan dari laporan supervisi tahun 2022 yaitu amat baik, baik dan cukup. Bagi guru yang mendapat kategori cukup rencana tindak lanjut yang akan dilakukan supervisor adalah supervisi klinis. Rencana Tindak Lanjut (RTL) harus dilaksanakan agar permasalahan dalam proses pembelajaran hingga evaluasi dapat segera diselesaikan karena guru merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui RTL hendaknya guru selalu semangat untuk melakukan perubahan demi peningkatan kualitas MAN 2 Bukittinggi”. Harap Amri. J.

Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Zulfikar didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, H. Gazali dalam sambutannya menyampaikan bahwa supervisi pembelajaran adalah kegiatan yang sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Pelaksanaan supervisi pendidikan sebagai bentuk layanan kepada guru baik secara individu maupun kelompok. Adapun kegiatannya dapat dilakukan secara langsung di kelas maupun di luar kelas tatap muka.

“Kegiatan tindak lanjut Supervisi ini sangatlah penting di ikuti untuk peningkatan mutu pendidikan di Madrasah. Dalam pelaksanaan tugasnya seorang Supervisor dapat mengadakan pertemuan secara pribadi dengan guru yang disupervisi atau mengadakan rapat kelompok untuk membahas temuan hasil supervisi yang dilakukan sebagai bentuk pembinaan untuk mendiskusikan masalah yang dihadapi guru baik dalam proses pembelajaran maupun dalam perencanaan,” tuturnya

Selanjutnya H. Zulfikar menyampaiakn melalui kegiatan tindak lanjut supervisi ini diharapkan adanya peningkatan dan perbaikan dalam proses belajar mengajar sehingga kualitas siswa juga akan meningkat. Supervisi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti supervisi administrasi pendidikan, supervisi perencanaan, supervisi pelaksanaan pembelajaran dan supervisi evaluasi pembelajaran,” katanya lagi. (Yuli/Syafrial)

Berita Terkait :

BACA JUGA  Yaqut: Sanksi Tegas Travel Haji yang Tidak Sesuai Aturan

kemenag kemenag kemenag 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakDiskominfo Sijunjung Sosialisasikan Aplikasi SP4N–LAPOR di Sumpur Kudus
Artikulli tjetërSultan Apresiasi Performa dan Hasil Penyelenggaraan G20 Indonesia