spot_img

Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar, Anggarannya 300 Miliar

Tanahdatar SuhaNews. Sebagai wujud komitmen Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu kembali membuahkan hasil. Program Sekolah Rakyat (SR) di Tanah Datar yang berlokasi di Nagari Tanjung Alam resmi mendapat persetujuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan segera memasuki tahap pembangunan.

Bagi Eka Putra, pendidikan bukan sekadar urusan ruang kelas dan kurikulum, juga jalan keluar dari lingkaran kemiskinan. Karena itu, sejak awal pihaknya aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar Tanah Datar menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program SR.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Datar, Eka Putra usai dipanggil Kemensos untuk memaparkan rencana pembangunan RS di Tanjung Alam dan ajuan itu disetujui Kemensos, di Jakarta, Rabu (25/2).

“Alhamdulillah ajuan Kita sudah disetujui,” kata Eka Putra. Menurutnya persetujuan itu didapat setelah memaparkan rencana detail. Pihak Kemensos, seperti disampaikan Sekjen Kemensos, Robben Rico, memberi apresiasi. Ini, disebabkan selain luas lahan yang mencapai 9,5 hektare, juga merupakan hibah. Tanah seluas itu dihibahkan keluarga besar Dony Oskaria kepada pemerintah.

“Ini rasanya hibah satu-satunya di Indonesia,” kata Robben, sebagaimana dikutip Eka Putra. SR itu akan dibangun di Jorong Duo Baleh Koto dan Koto Gadih, Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar.

Seusai di Kemensos, Eka Putra segera menghadap Kepala BP BUMN/COO Danantara, Dony Oskaria di ruang kerjanya, BP BUMN, Jakarta.

“Terima kasih Pak Dony,” kata Eka Putra. Dony menimpali, sekolah itu, akan menampung 3000 murid mulai dari SD sampai SMA. Mereka anak rentan miskin, miskin dan miskin ekstrem. ”Ini untuk memutus rantai anak kelompok rentan itu bisa bersekolah seperti yang lain. Negara mesti hadir untuk anak bangsa,” kata dia.

BACA JUGA  Bupati Solok Buka Turnamen Sepak Bola Pramusim Liga 3 di Aie Batumbuak.

Dilaporkan, dalam paparan di Kemensos, hadir banyak daerah, bahkan nyaris berebut. “Alhamdulillah kita disetujui dan akan dibangun pada 2026 ini,” tambah Eka Putra.

Pembangunan akan memakan biaya sekitar Rp 250 sampai 300 miliar. Pembangunan itu, tidak hanya akan memacu ekonomi Tanjung Alam tapi juga Kawasan sekitar. Dony juga akan membangun ulang masjid, pasar dan kantor KAN di kampung halamannya itu.

Sebagaimana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 SR di seluruh Indonesia. Kampus RS dilengkapi dengan asrama, rumah ibadah, lapangan bola, klinik, air bersih, jalan yang bagus dan sarana lainnya. Semua anak yang masuk ke sini, gratis. rakyat rakyat rakyat rakyat

Bupati Eka Putra optimistis, dengan dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Tanjung Alam, Tanah Datar akan semakin dikenal sebagai daerah yang serius membangun sumber daya manusia dari akar rumput. Baginya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai ketika seluruh anak bangsa mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara. Heri

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News