Kerjasama dengan Bank Nagari, Pemko Sawahlunto Luncurkan Pembayaran E-Retribusi

dengan
Pemko Sawahlunto dan Bank Nagari tandatangani MoU
Padang, SuhaNews – Pemerintah Kota Sawahlunto meluncurkan pembayaran retribusi sistem elektronik atau e-retribusi dengan menggandeng Bank Nagari Sumatra Barat. E-retribusi ini digunakan dalam sistem pembayaran retribusi non tunai melalui aplikasi yang dapat diakses melalui Smartphone.

“D engan e-retribusi dapat menata administrasi pengelolaan pajak dan retribusi, sekaligus meminimalisir penyimpangan yang mungkin terjadi,” kata Walikota Sawahlunto Deri Asta, Jumat 18 Juni 2021, di Bank Nagari Sumbar di Padang.

Bersamaan itu peluncuran e-retribusi ini, juga ditandatangani memorandum of understanding (MoU) pengembangan digitalisasi ekonomi daerah antara Pemko Sawahlunto dengan Bank Nagari.

Baca juga: Launching e-Retribusi Pasar, Bank Nagari dan Dinas Koperindag Tanah Datar Kerjasama

“Ini dilakukan untuk lebih mengefektifkan masyarakat di dalam membayar pajak dan retribusi, dan menghilangkan rasa tidak percaya publik terhadap pemerintah dalam pengelolaan pajak dan retribusi,” jelas Walikota Deri Asta.

Laporan data transaksi yang akuntabel, jelas Deri Asta, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Bank Nagari Sumbar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Barat, Sekretaris daerah Kota Sawahlunto, Dr.dr. Ambun Kadri, Kepala Bank Nagari Cabang Sawahlunto, Rusdi, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Nova Erizon dan sejumlah komisaris.

Walikota Deri Asta mengemukakan bahwa ini sudah menjadi wujud komitmen Pemko Sawahlunto untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan PAD.

“E-retribusi, sekaligus implementasi dari gerakan nasional non tunai (GNNT) sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ dan meningkatkan kemampuan keuangan daerah,” tambah Deri Asta.

Kondisi kemampuan keuangan daerah Sawahlunto saat ini, jelas Walikota, di posisi sangat rendah. PAD masih di bawah 10 persen dari total pendapatan daerah. Artinya, Pemko Sawahlunto sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.

BACA JUGA  Bahas Sistem Merit, Wako Sawahlunto Ikuti Rakor Bersama Pemrov Sumbar

Sementara Direktur Utama Bank Nagari Sumatra Barat, Muhamad Irsyad mengapresiasi launching e-retribusi pariwisata Kota Sawahlunto.

“Bank Nagari telah mempersiapkan transaksi digital. Bertransaksi digital dengan Bank Nagari aman. Sudah banyak layanan dilakukan Bank Nagari, termasuk retribusi digital,” jelas Muhamad Irsyad.

denganSelain e-retribusi pariwisata, jelas Muhamad Irsyad, Bank Nagari siap melayani dalam bentuk digital lainnya. Di era digital ini, ak ada lagi pembayaran dengan tunai.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Afridarman mengatakan, bahwa E-retribusi merupakan implementasi dari proyek perubahan saya pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III tahun 2021 di Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

“Tahap awal ini, e-retribusi dimulai pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga untuk tiga objek wisata, Kebun Binatang Kandi, Camping Ground dan Puncak Cemara,” jelas Kepala BPKAD Afridarman.

Selanjutnya, e-retribusi, juga diberlakukan pada 12 OPD pengelola pendapatan asli daerah. (*/We)

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumya10 UKM Makanan di Kab.Solok Terima Sertifikat Halal dari Kemenag
Artikel berikutnyaWalikota Buka Turnamen Payakumbuh Go Skateboarding Day 2021 Push And Fun