Kota Solok Berupaya Pertahankan Zona Hijau Covid-19

128
kota
SuhaNews. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengapresiasi upaya Pemko Solok dalam mempertahankan status zona hijau Covid 19 di daerahnya.

Hal ini di sampaikan Nasrul Abit Senin saat video conference  (vicon) bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat dengan tema “Upaya Pemerintah Daerah Pertahankan Zona Hijau Covid-19″, dengan narasumber Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dan Wakil Wali Kota Solok Reinier, ST, MM. Senin (11/5).

“Saya mengapresiasi upaya Pemko Solok, karena telah berhasil mencegah penyebaran virus corona,” ucap Nasrul

Nasrul juga memberikan saran kepada Wawako Solok agar PPT dan ODP yang tersisa di Solok untuk dilakukan tes swap di 2 daerah yang baru. Hal itu untuk memastikan kota Solok aman dari vorus corona.

Baca Juga : Zona Hijau, PSBB Kota Solok Hingga 19 Mei

“Ditambah lagi kalau difokuskan pada 3 daerah status zona hijau, saya meyakini Lab FK Unand akan menyanggupinya,” kata Nasrul.

Nasrul juga mengatakan pihaknya akan melakukan inovasi terbaru dalam menangani perkembangan pasien covid-19 di Sumbar, ia mengakui tingkat stres pasien corona di Sumbar semakin meningkat.

“Untuk pasien kasus positif ringan akan di isolasi dirumah saja, hanya kasus sedang dan tinggi saja yang akan di rawat di Rumah Sakit, kebanyakan tingkat stres pasien semakin tinggi,” kata Nasrul.

Ketua IJTI Sumbar John Nedy Kambang meminta tanggapan Wakil Wali Kota Solok terkait upaya dan kiat Pemko Solok dalam mempertahankan status zona hijau corona di Solok.

Reinier menyebut mekanisme PSBB telah dilaksanakan hingga saat ini. Pemko Solok selalu mengedukasi warga untuk mencegah penyebaran corona.

“Sejauh ini kami lakukan semua mekanisme yang ada, edukasi masyarakat melalui RT dan RW, ketat lakukan PSBB, kami juga menyediakan westafel dan warga selalu cuci tangan di setiap tempat kunjungan, melakukan penyemprotan secara rutin fasilitas umum,“ kata Reinier.

Menurutnya langkah tersebut cukup efektif sampai saat ini, walaupun tidak dipungkiri masih ada warga yang melanggar protokol kesehatan.

“Kita selalu berupaya semoga kedepan Solok selalu negatif dari virus ini,“ kata Reinier.

editor : Lim sumber : IJTI

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...