KUA Mandiangin Koto Selayan Masuk Pilot Project Revitalisasi 2021

KUA Mandiangin Koto Selayan Masuk Pilot Project Revitalisasi 2021
Bukittinggi, SuhaNews. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Bukittinggi masuk salah satu piloting program revitalisasi tahun 2021 dari 100 KUA Se-Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Bukittinggi  H. Zulfakhri kepada Inmas, Rabu (23/06).

H. Zulfakhri menyampaikan bahwa Revitalisasi KUA tersebut sebagai upaya dari Kementerian Agama untuk mewujudkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat guna meningkatkan kualitas umat beragama. Untuk Bukittinggi diwakili oleh KUA Mandiangin Koto Selayan (MKS)

Revitalisasi ini juga meliputi penyempurnaan standar pelayanan publik pada KUA Kecamatan, transformasi digital dan penguatan program capacity building terhadap petugas-petugas di KUA seperti penghulu dan penyuluh untuk memperkuat program dan layanan keagamaan. Dan tujuan strategis keempat, untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan.

“Penyuluh dan Penghulu sebagai bagian dari petugas di KUA diharapkan dapat menguasai Teknologi Informasi untuk menaklukan tantangan di era digital. Kita berharap teman-teman penyuluh dapat menguasai perkembangan teknologi dalam memberikan penyuluhan spiritualitas umat di lokus masing-masing,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Kasi Bimas Islam ini meminta Penyuluh dan Penghulu khususnya di KUA Mandiangin Koto Selayan untuk terus mengasah kemampuan dalam menghadapi tantangan zaman dengan terus mengeluarkan ide dan gagasan. Kalau kita kreatif dan menguasai perkembangan teknologi, maka kita akan mampu bersaing.

“Yang menang yang bisa kreatif, inovatif serta connect dengan perkembangan dunia komunikasi,” imbuhnya.

reporter : Yal editor : Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

BACA JUGA  Setelah ASN Dirumahkan, Kemenag Kab. Solok Bentuk Satgas Covid - 19
loading...
Artikel sebelumyaSatpol PP Kota Padang Panjang Tertibkan Spanduk dan Reklame
Artikel berikutnyaPT. UTSM Tawarkan Kerjasama Industri Kentang kepada Pemkab Solsel