Kunjungi Sekolah, Bupati Tanah Datar Monitor Pembelajaran Tatap Muka

bupati
Bupati Tanah Datar berdialog dengan siswa saat memonitor pembelajaran tatap muka
Tanah Datar, SuhaNews – Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, S.H. bersama Forkompimda Tanah Datar, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kadis Kominfo, dan OPD terkait serta Camat Lima Kaum Hendra Setyawan melakukan monitoring ke SMP/MTs yang ada di sekitar kota Batusangkar, Rabu (20/01/2021).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau kesiapan sekolah dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19 pada semester II tahun pelajaran 2020/2021.

Bupati Tanah Datar bersama rombingan mengunjungi SMP Negeri 1 Batusangkar, SMP Negeri 2 Batusangkar dan MTsN 6 Tanah Datar.

Bupati Zuldafri Darma melakukan berinteraksi dan berdialog denngan para siswa, menanyakan penerapan  protokol kesehatan dan pelaksanaan pembelajaran. Bupati Zuldafri  Darma juga mengecek fasilitas pendukung untuk proses belajar mengajar, seperti tempat untuk mencuci tangan, hand sanitaizer serta yang lainnya.

“Kita ingin memastikan penerapan protokol kesehatan karena menyangkut dengan kesehatan siswa yang notabene merupakan aset, generasi penerus dan buah hati bagi orang tuanya serta kelanjutannya ke depan,” ujar Bupati Zuldafri Darma.

Bupati berharap  semua instansi terkait, kepala sekolah dan guru supaya benar-benar konsisten dalam menjaga kesehatan peserta didik dengan terus menerapkan protokol kesehatan ini.

“Ini baru awal, dan akan kita ikuti dulu prosesnya dan setelah berjalan nanti baru kita akan evaluasi lagi. Namun saat ini pihaknya baru melakukan inventarisasi berbagai permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar dengan sistem tatap muka langsung ini,” jelasnya.

Pada kunjungan ini, Zuldafri juga menyampaikan pesan kepada kepala sekolah dan para guru, agar memperlakukan peserta didik seperti anaknya sendiri. Hal ini dimaksudkan agar para guru dan kepala sekolah memiliki tanggung jawab lebih terhadap kesehatan siswanya.

BACA JUGA  Covid-19 Kab Solok: Suspek Dirawat Bertambah 2, Konfirmasi 6 Orang

“Apa yang dilihat dan didapat hingga sekarang, sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” jelas Zuldafri Darma.

Yang kita lihat di lapangan hari ini, jelas Bupati Tanah Datar ini,  Alhamdulillah sudah sesuai dengan SOP. Hal ini perlu terus diawasi agar bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan bersama.

Bupati dan rombongan masih metemukan anak-anak yang tidak membawa bekal dari rumah. Karena itu, ia berharap orang tua agar memberikan bekal minimal snack kepada anaknya, karena seluruh kantin di sekolah tidak diizinkan buka.

Sementara Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis mengharapkan semua pihak baik peserta didik maupun para guru bisa mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan, karena dengan adanya pembelajaran tatap muka langsung ini kita tidak menginginkan adanya klaster-klaster baru penyebaran virus covid 19 di Kabupaten Tanah Datar.

“Kita sudah menyiapkan beberapa langkah antisipasi terkait hal ini, di antaranya sebelum melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar dengan PTM seluruh guru sudah harus di-swab terlebih dulu, disamping penerapan protokol kesehatan ketat di lingkungan sekolah,” terangnya.

“PTM tingkat SLTA sudah dimulai minggu yang lalu dan saat ini berlanjut ke tingkat SLTP, sementara tingkat SD/MI masih dalam proses persiapan,” jelas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan  berharap kerjasama seluruh unsur, baik pihak sekolah, siswa dan orang. Keberlanjutan PTM ini tergantung disiplin semua pihak. (Dajim)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...