Kuota 160 Siswa, Peserta PPDB MTsN 2 Solok Lebih Dua Kali Lipat

Kuota 160 Siswa, Peserta PPDB MTsN 2 Solok Lebih Dua Kali Lipat
Koto Baru, SuhaNews. Pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Solok (MTsN Koto Baru) tahun 2021 ini kuota tersedia hanya 160 siswa, namun peserta yang mendaftar lebih dua kali lipat dari daya tampung madrasah ini.

“Peminat tetap tinggi, sejak pendaftaran secara online dan offline dibuka mulai 20 hingga 29 Mei 2021 yang lalu,” ujar H. Maidison kepala MTsN 2 Solok kepada SuhaNews, Rabu (2/6).

H. Maidison menyebutkan, setelah pendaftar memiliki nomor registrasi, diwajibkan mengikuti tes baca Al Qur’an dan dan praktek ibadah yang diikuti oleh 380 peserta.

BACA JUGA  Touring Motor Kemenag Kab. Solok, Kunjungi Pesantren dan Madrasah di Solok Utara

“Ujian praktek ibadah dan kemampuan baca Al Qur’an ini berlangsung selama 3 hari, mulai 2 sampai 5 Juni 2021. Dengan penguji para guru MTsN 2 Solok sebanyak 13 orang.” terangnya.

Ia menambahkan, meski demikian bagik penguji, peserta ujian maupaun panitia tetap mematuhi protokol kesehatan. Dimulaidari gerbang, setiap tamu maupun warga madrasah akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Kemudian mencuci tangai pada tempat yang telah disediakan.

“Yang tak kalah pentingnya tetap memakai masker dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung,” tegas H.Maidison.

H. Maidison menjelaskan, bahwa salah satu tujuan dari ujian masuk ini, untuk memetakan kemampuan dan potensi siswa yang kemudian didorong sebgai prestasi.

“Sasarannya untuk mewujudkan madrasah hebat bermartabat, yang didukung oleh kemampuan siswa dengan asuhan para tenaga pendidik dan kependidikan yang berkompetensi,” sebutnya.

Menutup perbincangannya, H. Maidison menyebut tahun ajaran 2021/2022 ini, MTsN 2 Solok akan menerima siswa baru sebanyak 160 orang. Pengumuman lulus akan disanpaikan oada tanggal 9 Juni 2021 nanti.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Alizar yang dimintai tanggapannya atas tingginya animo masyarakat untuk masuk madrasah merupakan salah bukti kepercayaan masyarajat dengan pola pendidikan dan materi jar yang diberikan madrasah pada siswa.

“Dengan slogan madrasah hebat bermartabat, madrasah tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memupuk keimanan siswa untuk bekal taqwa dengan Pendidikan Agama Islam,” ujar H. Alizar.

H. Alizar mengatakan, secara umum di kabupaten Solok, peminat madrasah terus bertambah setiap tahunnya, tidak hanya madrasah negeri tetapi juga madrasah swasta.

“Kementerian Agama selaku lembaga yang menaungi madrasah selalu berupaya agar setiap madrasah yang ada di Kabupaten Solok menjadi lembaga pendidikan terpercaya dan terbaik di wilayah masing-masing,” tegas H,Alizar.

Untuk itu melalui seksi Pendidikan Madrasah dilakukan pembinaan dan pendampingan, agar cita-cita mulia madrasah terwujud dan selalu menjadi yang terdepan. Fendi Moentjak

Berita Terkait : 

Facebook Comments

loading...