Masalah Tanah Bekas Erfpacht, ATR/BPN Agam Gelar Rakor GTRA

masalah
Lubuk Basung, SuhaNews – Tanah yang berada di Sungai Jariang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung lebih kurang seluas 222,6 hektar telah 20 tahun menjadi persoalan, hingga kini belum selesai.

Karena itulah Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Agam, menggelar rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), di Hotel Sakura Syariah, Selasa (10/8).

Baca juga: Pemda dan BPN Tanah Datar Tandatangani Kerjasama Masalah Tanah dan Pajak

“Rakor ini dilakukan untuk penyelesaian sengketa tanah dengan target objeknya seperti, penguasaan tanah masyarakat dalam kawasan hutan yaitu berupa HPK,” ujar Kakan ATR/BPN Agam, Yunaldi.

Sesuai SK yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) nomor 96 tahun 2000, tentang Tanah Objek Landreform (TOL).  Terkait SK TOL, BPN melihat masyarakat ramai menguasai tanah yang merupakan bekas erfpacht dengan luas 222,6 hektar.

masalah“Telah 20 tahun persoalan ini belum kelar, diharapkannya melalui GTRA bisa diakomodir dan diselesaikan permasalahan tersebut,” harap Yunaldi.

Dalam kegiatan GTRA ini ada tim, yang dibentuk mulai tingkat kabupaten, provinsi dan pusat. Dari hasil pendataan, akan didiskusikan bagaimana jalan keluarnya, dan hasilnya disampaikan ke GTRA provinsi, dan dilanjutkan ke pusat.

“Jika persoalan ini sudah kelar, tanah dibagikan kepada masyarakat yang menguasai dan diterbitkan sertifikatnya, bisa melalui kegiatan pendaftaran tanah seperti kegiatan redistribusi tanah,” terangnya.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman yang membuka kegiatan itu, mengapresiasi BPN yang telah menggelar kegiatan ini.

“Persoalan tanah sangat komplek permasalahannya di tengah masyarakat. Karena itu, diharapkannya melalui rakor ini bisa dicarikan solusi bagaimana persoalan tanah di Kabupaten Agam dapat diatasi, sehingga tidak ada lagi konflik di tengah masyarakat akibat sengketa tanah,” ujar Bupati Andri Warman. (*)

BACA JUGA  Sumbar Butuh Dukungan BKOW atasi Dampak Sosial COVID-19

Baca juga: Pemko Padang Panjang Terima 16 Sertifikat dari Kementerian ATR/BPN

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKembali ke Padang Panjang, Alizar Siap Sukseskan MTQN 38 Sumbar
Artikel berikutnyaSurya Dini, Anak Petani dan Jebolan SMAN 2 Sumbar Diterima di Akpol