Masuk Enam Besar Penilaian PPD, Tanah Datar Presentasikan Inovasi Lapau

bes
Tanah Datar, SuhaNews – Tim Penilai Tahap II Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021 diterima Bupati Tanah Datar, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Nusyirwan di Aula Kantor Baperlitbang, Kamis (4/1/2021).

“Dokumen RKPD Kabupaten Tanah Datar dinyatakan masuk enam besar, sehingga pada  penilaian Tahap II dilanjutkan dengan penilaian melalui presentasi dan wawancara,” jelas Nusyirwan .

Kepala Baperlitbang Tanah Datar Alfian Jamrah memapaparkan RKPD secara menyeluruh di depan Tim Penilai yang juga dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur instansi vertikal, dan tamu undangan lainnya.

“Berdasarkan indikator makro tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Tanah Datar sebesar 5,01%, sedikit lebih rendah dari Provinsi dan Nasional, PDRB per kapita tahun 2019 tercatat sebesar 37,61 juta, lebih besar dari target 37,34 juta, dengan hasil capaian 101%,” ujar Alfian Jamrah.

Angka kemiskinan tahun 2020, jelas Alfian Jamrah, tercatat sebesar 4,4%. dengan capaian 114% dari target 5,02%. angka ini jauh lebih baik dari provinsi 6,22% dan nasional 9,78%.

“Kabupaten Tanah Datar terus berupaya menanggulangi angka kemiskinan di tengah-tengah pandemi Covid-19, salah satu usaha yang dilakukan dengan memberikan bantuan pangan dan uang tunai sebanyak 49.204 kk,” ujar Alfian Jamrah.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial, papar Alfian Jamrah, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus berinovasi, salah satunya, inovasi ekonomi pulih masyarakat berseri Pemasaran Online Lapau Tani (PO-LT).

Inovasi PO-LT bergerak di bidang pemasaran hasil pertanian masyarakat, sejalan dengan luas lahan pertanian di Tanah Datar, sebagai penyumbang PDRB terbesar sebanyak 29,75%.

“Inovasi PO-LT ini bertujuan untuk memperingkas mata rantai pemasaran, meningkatkan harga jual tingkat petani dan mempermudah konsumen mendapatkan barang berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Alfian lagi

BACA JUGA  Ibu Muda Ditemukan Tewas, Pelaku Diduga Orang Dekat

Sementara itu, tim penilai utama Winny Sayori mengatakan pola penilaian PPD tahun 2021 berbeda dari tahun sebelumnya, dari penilian tahap I enam kabupaten dan tiga kota lolos ke tahap II, dan Tanah Datar menjadi salah satunya.

“Pola penilaian sedikit berbeda, tetapi aspek penilian tidak berubah sama sekali, indikator PPD tahun ini, yakni proses perencanaan, pencapaian dan inovasi daerah, diharapkan sesuai dengan dokumen yang diserahkan,” ujar Winny.

Penilaian di kabupaten/kota dilaksanakan pemerintah provinsi, dengan tahap penilian RKPD/Inovasi, presentasi/wawancara dan penetapan kabupaten/kota terbaik oleh Provinsi.

“Tahap yang sama nantinya juga dilakukan oleh pemerintah pusat, hingga akhir penetapan daerah terbaik PPD tahun 2021,” pungkas Winny Sayori.

Reporter: Dajim             Editor: Wewe
Baca juga:

Facebook Comments

loading...