Masuk TOP 99, Parade Lansia, Puskesmas Sijunjung Dinilai Kementerianpan dan RB

puskesmas
Sijunjung, SuhaNews – Inovasi Parade Lansia, Puskesmas Sijunjung masuk dalam TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tahun 2021. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melakukan penilaian secara virtual. Jumat (2/07/21) di hadapan 11 juri yang dipimpin oleh Prof. J.B. Kristiadi, selaku Ketua Tim Panel Independen KIPP 2021.

Tim penilai dilayani oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir didampingi Kepala Puskesmas Sijunjung, drg. Deby Puri Perta, Pengelola Program, Riri Awalia, S.Gz.

Baca juga: Lahirkan Beragam Inovasi, Dinas Dukcapil Pesisir Selatan Dinilai Tim Provinsi Sumbar

“Parade Lansia dengan arak-arakan lansia sambil bernyanyi dan bertepuk tangan tidak hanya memberikan semangat hidup dan kesempatan aktualisasi diri para lansia dalam memotivasi peningkatan kesehatan ibu dan anak sehingga mampu mangangkat  persentase kunjungan Posyandu balita menjadi 90%,” ujar Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Di samping itu, Parade Lansia, juga meningkatkan jumlah kunjungan Posyandu lansia rata-rata menjadi 50 org/bulan, menaikkan strata posyandu balita dari Purnama menjadi Mandiri, meningkatkan pemanfaatan buku KIA menjadi 100%, meningkatkan cakupan ASI eksklusif menjadi 80% menekan AKI/ AKB dan meningkatkan umur harapan hidup.

“Parade Lansia berdampak pada perolehan penghargaan SWASTI SABA WISTARA yang ke II dari Kementerian Kesehatan untuk Kabupaten Sijunjung pada 2017,” tambah Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Sejak diimplementasikan tahun 2017 di Jorong Nagari Koran Nagari Pematang Panjang, jelas Bupati, memberikan dampak yang signifikan pada capaian SPM kesehatan dan peningkatan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA).

“Inovasi ini juga dikembangkan di Nagari Kandang Baru dan 13 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sijunjung,” tambah Bupati.

BACA JUGA  Alwis Digantikan Hamdani Setelah 5 Hari Jadi PLH Gubernur Sumbar

Melihat keunikan Parade Lansia dan pemanfaatan Buku KIA, pada Agustus 2017 Kementerian Kesehatan  dan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Sekretariat Negara melakukan kunjungan ke Kabupaten Sijunjung yang diikuti oleh 5 negara  untuk melihat pelaksanaan kegiatan  Parade Lansia dan menyatakan komitmen untuk menerapkan metode parade lansia di negara mereka.

“Melihat keunikan, kesesuaian dari urgensi masalah, implementasi dan dampak yang nyata dari Parade Lansia ini kita optimis bahwa inovasi ini bisa tembus ke TOP 45 menyusul kesuksesan tahun lalu”, tambah Benny. (*/We)

Baca juga: Buka Rakor Kelitbangan, Genius Umar: Kota Pariaman Bisa Masuk 5 Besar Inovasi Daerah

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBertambah, 10 Warga Kabupaten Solok Terkonfirmasi Covid-19
Artikel berikutnyaEuro 2020: Spanyol Bertemu Italia di Semifinal