Masyarakat Panyakalan Gotong Royong Bersihkan Longsor Jalan Mudik Aie

Masyarakat Panyakalan Gotong Royong Bersihkan Longsor Jalan Mudik Aie
Panyakalan, SuhaNews. Semangat kebersaman dan gotong royong masih terpatri kuat di masyarakat nagari Panyakalan kecamatan Kubung kabupaten Solok. Salah satunya saat membersihkan jakan di jorong Mudik Aie yang tertutup longsor.

Wali nagari Panyakalan Agus Evatra Dt Bandaro Kayo memimpin langsung gotong royong yang juga diikuti oleh Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat Panyakalan.

BACA JUGA  Panyakalan Expo, Meriahkan Pertemuan BKMT Kab. Solok

Gotong royong, Rabu (19/5) yang lalu membersihkan akses jalan menuju perkebunan rakyat dan objek wisata Nagari Panyakalan Puncak Hexsagon di Jorong Mudiek Aie yang tertutup longsor disebabkan tinggi nya curah hujan pada Sabtu (15/5) yang lalu.

Menurut Wali Nagari Panyakalan pada Suhanews dilokasi mengatakan jalan sepanjang 1,5 km tersebut merupakan akses utama masyarakat Panyakalan menuju perkebunan rakyat atau ladang dalam mengangkut hasil produksi perkebunannya.

Selain itu, jalan ini merupakan salah satu akses menuju lokasi wisata yang sedang dikembangkan Pemerintah Nagari melalui Pokdarwis Panyakalan yang dikenal dengan destinasi puncak Hexsagon.

BACA JUGA  Guru MTsN 6 Uraikan Amalan Ringan Pembuka Pintu Surga bagi Anggta DWP Kemenag 50 Kota

“Jalan ini merupakan salah satu jalan yang menunjang perekonomian masyarakat Panyakalan” kata Agus.

Dari hasi pemantauan di lapangan, Wali Nagari bersama kepala jorong M. Aie , Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Siaga Bencana serta Pokdarwis Nagari Panyakalan, menemukan beberapa titik longsor di sepanjang aliran bandar jalan yang sudah tertutup dengan tanah akibat tebing yang mengalami erosi oleh air, akibatnya disaat hujan deras, air tidak lagi melalui bandar melainkan meluap ke badan jalan sehingga langsung menuju beberapa rumah yang berada dibawah tebing.

“Kalau ini kita biarkan akan berakibat banjir bahkan bisa saja longsor akan kembali terjadi seperti Sabtu kemaren” ujar ketua KSB Noferiza.

BACA JUGA  Wali Nagari Sungai Nanam Diserahterimakan, Bupati Gusmal; Lakukan Koordinasi

Melihat kondisi dilapangan Wali Nagari Agus evatra Dt. Bandaro Kayo berharap dukungan dan perhatian dari pihak pihak terkait, karena ada beberapa titik yang tidak bisa dilakukan pembersihan secara manual oleh masyarakat, namun kalau dibiarkan ini akan berkibat fatal bagi pemukiman masyarakat yang berada dibawah bukit.

“Kalau tidak dilakukan pengerukan atau pembersihan kita khawatir longsor kembali terjadi bisa saja menimbulkan kerugian yang lebih besar dan dapat mengenai rumah rumah masyarakat yang berada di bawah tebing” ujar Agus.

“Secara lisan kita sudah laporkan hal ini ke bapak Camat Kubung maupun beberapa pihak terkait mengenai kondisi dilapangan, kita berharap bisa di fasilitasi peminjaman alat berat untuk beberapa titik yang tidak bisa di bersihkan secara manual ” ucap Wali Nagari Panyakalan.

“Kami juga mohon solusi kepada Dinas PUPR atas permasalahan yang terjadi, serta kepada BPBD sekiranya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat Panyakalan tentang kebencanaan” tutup Agus Evatra.

reporter : Oca editor : Moentjak

Berita Terkait : Masjid Jami’ Panyakalan Berbenah Sambut Ramadhan 1442H

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWali Kota Solok Beraudiensi dengan Ketua DPD RI di Jakarta
Artikulli tjetërPasangan Pengantin Terima 11 Dokumen, Terobosan KUA Pariaman Tengah