Membuka Pintu Syorga Dengan Nasi Bungkus

Membuka Pintu Syorga Dengan Nasi Bungkus
Komunitas Jumat Berkah Jannah saat melakukan aksi berbagi nasi bungkus.
Berbagi dengan sesama bisa dilakukan dalam berbagai bentuk. Inilah yang dimanivestasikan oleh Komunitas Jumat Berkah Jannah, membuka pintu syorga dengan nasi bungkus.

“Komunitas Jumat Berkah Jannah mengajak umat muslim membuka pingtu syorga dengan berbagi nasi bungkus setiap Jumat,” ujar Santi Gustina, anggota Komunitas Jumat Berkah Jannah.

Nasi bungkus yang dibagikan lebih dari 100 bungkus. Pada Jumat (3/1/2020) misalnya, ada 120 bungkus nasi bungkus yang dibagikan. Nasi ini dibagikan kepada warga di  Rumah Sakit M. Natsir dan jamaah Masjid Jami’ Panyakalan.

“Ini merupakan jumat keenam berbagi nasi bungkus,” tambah Santi.

Sebelumnya, jelas Santi, komunitas ini mendistribusikan nasi bungkus kepada anak-anak di Panti Asuhan Tembok Kota Solok, ke Rumah Sakit pedagang kecil di pasar, pengemis, tukang ojek, pengamen dan fakir miskin.

“Kami berbagi kepada siapa saja yang membutuhkan,” jelas Santi.

Komunitas Berbagi Nasi Bungkus ini, jelasnya, diawali pada Jumat, 29 November 2019 lalu. Saat itu ada 75 nasi bungkus yang dibagikan. Komunitas sosial ini secara rutin berbagi nasi bungkus setiap Jumat di lokasi yang berbeda.

Komunitas Jumat Berkah Jannah ini jelasnya, pada awalnya digagas oleh  alumni SMPN 1 Kota Solok Angkatan 93. Bermula dari acara reunian dan arisan, maka secara spontan terlontar keinginan untuk membentuk komunitas ini.

“Komunitas belum memiliki kantor dan kepengurusan,” jelas Santi dan Silvia Osnita, anggota komunitas.

Menyatunya anggota komunitas karena sama-sama memiliki keinginan yang sama dan kepedulian sosial yang tinggi. Komunitas bersatu dalam WAG (WhatsApp Grup). Sekalipun digagas oleh alumni SMPN 1 Kota Solok, tetapi dibuka kesempatan kepada siapa saja untuk masuk anggota komunitas dan bisa berbagi nasi bungkus.

“Pendistribusian nasi bungkus dikelola oleh anggota komunitas perempuan,” jelas Silvia Osnita.

BACA JUGA  Wakaf Al Qur'an, Program dari Komunitas Sosial Ukhuwah Nagari Cupak

Pendistribusian dilaksanakan menjelang hingga usai salat Jumat di wilayah Kabupaten dan Kota Solok. Semua optimis kegiatan berbagi ini akan bisa dipertahankan dan anggota komunitas akan terus bertambah.

Pada awalnya, jelas Silvia Osnita, anggota arisan berkumpul di restoran di seputaran Kota Solok. Dari acara inilah muncul keinginan untuk berbagi. Ketika dilontarkan kepada anggota arisan, ternyata semua mendukung. Bukti dukungan, masing-masing langsung memberikan donasi untuk dibagikan.

Delsi Afrini, Yunefriyanti, Iche Yesitri, Syamra Jelita, dan Aulia Dewi, Silvia Osnita, jelas Santi setuju dengan kegiatan ini. Sehingga jadilah komunitas berbagi nasi bugkus ini langsung melakukan aksi.

“Sekarang sudah ada donatur dari umum, seperti Dendi, serta dari perantauan,” jelas Santi.

Komunitas, jelasnya, membuka peluang kepada siapa saja untuk bergabung ke dalam grup ini. Bahkan sudah dibuka list donatur. Baik alumni SMPN 1 Kota Solok maupun dari luar alumni SMP ini diberi kesempatan bergabung.

“Donasi bisa berupa nasi  bungkus atau uang,” jelas Silvia Osnita.

Uang yang terkumpul akan dibelikan nasi bungkus sebanyak dana yang terkumpul. Harapan bisa berbagi kepada sesama dengan jalan bersedekah sebagian harta yang dimiliki.

“Alhamdulillah kegiatan sosial ini mendapatkan respon positif dari masyarakat,” jelas Santi Gustina.

Penulis : Risna Delfita  editor : Wewe

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...