Mengenal Madrasah, Lembaga Pendidikan Berbasis Ilmu Agama Islam
oleh : Zulhafendi, SE, Pranata Humas Ahli Muda Kantor Kemenag Kabupaten Solok
Memasuki semester dua tahun pelajaran 2025/2026, para orang tua mulai sibuk merancanng kelanjutan pendidikan anak-anaknya. Mulai dari pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar hingga pendidikan menengah. Di Indonesia ada tiga model lembaga pendidikan secara umum yakni, sekolah, madrasah dan pondok pesantren.

Sekolah, ada dikelola pemerintah dan ada yang dikelola swasta dan berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Madrasah adalah lembaga yang dikelola pemerintah dan tidak sedikit pula yang dikelola oleh berbagai yayasan dan berada dibawah naungan Kementerian Agama. Sedangkan Pondok Pesantren dikelola oleh yayasan / swasta namun pembina dan jalur koordinasinya adalah Kementerian Agama.
Kementerian Agama mengayomi madrasah melalui regulasi Peraturan Menteri Agama nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah, yang menyebutkan penyelenggaraan Pendidikan Madrasah adalah kegiatan pelaksanaan komponen sistem pendidikan pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan agar proses pendidikan dapat berlangsung sesuai
dengan tujuan pendidikan nasional.
Raudhatul Athfal adalah jenjang pendidikan setara Taman Kanak-Kanak yang merupakan bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal bertugas menyelenggarakan program pendidikan dengan kekhasan agama Islam bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun.
Ditengah masyarakat Raudhatul Athfal tumbuh dan berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat akan dasar pendidikan agama bagi anak-anaknya. Kurikulum yang dikemas oleh Kementerian Agama menselaraskan dengan masa pertumbuhan anak.
Lebih banyak dimiliki oleh yayasan / swasta, Raudhatul Athfal juga dilengkapi fasilitas bermain untuk meningkatkan perkembangan motorik anak serta kurikulum untuk menjadikan anak memiliki dasar ilmu agama dan mengenal ilmu pengetahuan.

Selanjutnya tingkat pendidikan dasar, ada madrasah Ibtidaiyah yang setara dengan sekolah dasar. Menyelenggarakan pendidikan formal dengan waktu belajar selama enam tahun. Murid yang tamat dari madrasah Ibtidaiyah memiliki Ijazah dan bisa melanjutkan ke tahap berikutnya baik madrasah maupun sekolah umum.
Dalam kegiatannya, siswa madrasah Ibtidaiyah memiliki jam pelajaran agama Islam lebih banyak dibanding dengan pendidikan agama Islam di sekolah dasar.
Selain itu madrasah Ibtidaiyah, murid mendapatkan pengayaan praktek ibadah melalui berbagai mata pelajaran agama Islam, diantaranya Fiqih dan pengetahuan tentang syariat Islam memalui pelajaran Al Qur’an Hadits.
Tamat dari Madrasah Ibtidaiyah, murid mempunyai pilihan ke sekolah umum atau madrasah. Madrasah Tsanawiyah merupakan lanjutan dari Ibtidaiyah, namun juga menerima murid dari tamatan SD.

Setingkat dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), lama pendidikan di madrasah Tsnawiyah juga tiga tahun.
Kelebihan Madrasah Tsanawiyah juga terletak pada banyaknya mata pelajaran agama Islam. Selain Bahasa Arab, Fiqih, Qur’an Hadits, ditingkat ini murid juga mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).
Dalam menciptakan lulusan yang beriman, berilmu pengetahuan dan mengusai teknologi, beberapa Madrasah Tsanawiyah memberikan pengayaan ilmu dan teknologi melalui kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya robotik dan multimedia yang salah satu tujuannya adalah murid madrasah paham, mengerti dan menguasai teknologi yang terus melaju di peradaban modern ini.
Untuk tingkat atas, Madrasah Aliyah disiapkan sebagai kelanjutan dari Tsanawiyah. Namun tidak sedikit pula siswanya yang berasal dari tamatan SMP.
Sebagai lembaga pendidikan menengah atas, Madrasah Aliyah memiliki tiga jurusan untuk siswanya yakni, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Keagamaan.
Meski sudah memiliki jurusan Pendidikan Keagamaan, siswa yang memilih jurusan IPA dan IPS tetap belajar ilmu agama dan Bahasa Arab.

Melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam nomor 2851 tahun 2020, Kementerian Agama juga mengklasifikasikan Madrasah Aliyah menjadi Madrasah Aliyah Plus Keterampilan.
Artinya Madrasah Aliyah menyelenggarakan dan memberikan pendidikan keterampilan bagi siswanya. Implementasinya, pelaksaan pelajaran keterampilan diberikan kepada siswa dengan pilihan antara lain Multimedia, Roboik, Tata Boga dan Tata Busana.
Salah satu sasaran dari program Madrasah Aliyah Plus Keterampilan ini adalah lulusannnya menjadi insan yang siap memasuki dunia kerja dengan adanya skil dasar yang dimiliki, dan tidak tertututp kemungkinan skil dasar yang didapat di bangku madrasah ini menjadi semangat untuk memperdalam ilmu di perguruan tinggi.
Madrasah bukan hanya sebuah wadah untuk belajar, tetapi madrasah adalah lembaga yang melahirkan insan dan intelektual berkualitas yang disiapkan oleh Kementerian Agama dengan tenaga pendidik dan kurikulum yang sesuai standar nasional.
Selain tenaga pendidik yang dihuni oleh guru-guru bersertifikat, lembaga madrasah sendiri juga sudah tyersertifikasi oleh Badan Akreditasi Nasional.
Untuk membawa madrasah berada di barisan depan lembaga pendidikan Indonesia dengan siswa dan lulusan yang berkualitas, Kementerian Agama juga menyelenggaran event sebagai tolok ukur prestasi dan bakat siswa, diantaranya Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang diselenggarakan berjenjang dari tingkat Kabupaten / Kota sampai tingkat propinsi.
Bukti keberhasilan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan insan beriman, berilmu dan menguasai teknologi adalah tidak sedikitnya alumni madrasah yang saat ini berperan penting dalam pemerintahan dengan beragam profesi dan jenjang jabatan yang dipangku. lembaga lembaga lembaga lembaga
Baca Juga :
- Ini Jadwal Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027
- Upacara di MTsN 2 Solok, Kakan Kemenag Apresiasi Siswa dan Guru Berprestasi
- Berprestasi, Siswa MAN 1 Solok Terima Penghargaan
- Haikal, Siswa MTsN 2 Solok Raih Medali Perak Kejuaran Taekwondo Tingkat Sumbar
- Hebat, Siswa MAN 1 Solok Raih Medali Emas di Wali Kota Solok Taekwondo Championship 2025
- HAB ke 80, Dandim 0309 Solok Motivasi Siswa Madrasah Raih Prestasi
- 2026, MTsN 3 Solok Siap Gapai Prestasi Berlandaskan Imtaq
- MTsN 3 Kota Pariaman, Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
- Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Meningkatkan Pembelajaran Informatika Pada Siswa MTsN 11 Agam



Facebook Comments