Mengenal Yurnaldi, Sang Juara Lomba Menulis 110 Tahun PT Semen Padang

dalam
Yurnaldi
Yurnaldi menjadi juara  pertama lomba menulis 110 Tahun PT Semen Padang. Artikelnya yang berjudul  Mengupas dan Menggagas CSR PT Semen Padang berhasil menyisihkan 102 naskah lainnya dari seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah berhasil menjadi juara perrtama,” ujar Yurnaldi saat dihubungi.

Lomba Menulis Artikel 110 Tahun PT Semen Padang Membangun Negeri ini merupakan  kerjasama Harian Umum Rakyat Sumbar dan PT Semen Padang. Peserta lomba berasal dari dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara gelar Juara II  karya Meiza Elvira asal Padang. berjudul Mesin Industri yang Melintasi Abad, Juara III, artikel karya Purwanto Putra, dosen di FISIP, Universitas Lampung. Karyanya berjudul, 110 Tahun Semen Padang Membangun Negeri Melalui Ranah Kearsipan.

Tiga juri yang menilai karya yang masuh terdiri atas, Khairul Jasmi (Pemred Singgalang yang juga Komisaris PT Semen Padang), Hendra Makmur (Korwil Sumatera AJI) dan Firdaus Abie (GM/Pemred Harian Umum Rakyat Sumbar).

Empat pemenang harapan, masing-masing artikel berjudul 110 Tahun PT Semen Padang Komit, Jembatani Lokalitas dan Modernitas (Dewi Ayu Larasati/Medan), Kenang-Kenangan untuk 110 Tahun Semen Padang: Kelap-Kelip Lampu di Indarung dan Harapan-Harapan Kemajuan (Dedi Arsa/Padang), Taratak Hingga Beranak Pinak (M. Biahlil Badri/Solok), Refleksi Sebelas Dasawarsa di Segelas Kopi (Aulia Rahim/Palembang)

Gelar juara bagi Yurnaldi tentu bukanlah yang pertama. Sudah belasan gelar juara yang berhasil dikoleksinya, baik tingkat provinsi maupun nasional. Apalagi sejak masih mahasiswa pada 1980-an lalu, gelar itu sudah menjadi langganannya.

“Sudah lama tidak meraih gelar juara karena memang tidak sempat ikut,” ujar alumni Kimia IKIP Padang ini.

Bukan saja saat jadi mahasiswa, tahun pertama mengabdi sebagai guru pada 1994, Yurnaldi meraih Juara Pertama menulis antarguru tingkat Nasional. Begitu bergabung dengan KOMPAS, putra Solok ini juga mengikuti berbagai perlombaan. Beberapa kali juga menjadi gelar juara Nasional.

BACA JUGA  Banjir Memperparah Kondisi Banda Rukan Panyakalan

Salah satu gelar bergengsi lain yang diraihnya adalah menjad Juara Pertama penulisan artikel bidang Lingkungan antarwartawan se-Indonesia. Saat itu Yurnaldi menulis artikel berjudul Ciptakan Bumi yang Lebih Baik.

Dunia tulis-menulis bagi Yurnaldi, tentu bukan hal baru. Sejak SMA, ia sudah menjajal kemampuannya di berbagai media cetak. Karyanya sering menghiasi Harian Singgalang, Haluan, dan media Nasional. Apalagi ketika menjadi mahasiswa IKIP Padang, selain ikut membesarkan GANTO, Yurnaldi menjadi wartawan Surat Kabar Nasional.

“Sebelum bergabung ke KOMPAS, saya sudah menulis di 50 media cetak,” jelas Yurnaldi.

Tentang menulis artikel, sebagaimana ditulisnya dalam buku Jawara Menulis Artikel,  Yurnaldi mengaku sudah menulis lebih dari 1000 judul . Di samping itu juga menulis tajuk rencana dam kolom. Selain pernah bekerja di Surat Kabar Nasional saat mahasiswa, menjadi Wartawan KOMPAS selama 17 tahun, putras asli Kacang, Kabupaten Solok ini, pernah menjadi Konsultan Bidang Content di Haluan Media Group, Redaktur Senior, Wakil Pimpinan Redaksi  Harian Vokal (Pekanbaru, Riau) dam Pemimpin Redaksi di Harian Vokal Sumsel.

Bersama keluarga

“Saat ini juga menjadi Pemimpin Redaksi di Situs Online,” jelasnya.

Selain meneggeluti tulis-menulis, Yurnaldi juga mahir di bidang fotografi. Melalui foto Jembatan Aka Bayang, Pesisir Selatan, ia pernah menjadi juara. Di bidang lukisan, ia pun pernah menggelar pameran lukisan.

Bukan itu saja, mantan anggota Komisi Informasi Provinsi Sumatra Barat ini, juga sudah melahirkan sejumlah buku, selain Jawara Menulis Artikel dan Menjadi Wartawan Hebat, sejumlah bukunya sudah menemui pembaca sejak Yurnaldi masih menjadi mahasiswa. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...