Muaro Paneh Geger, Mayat Pria Tergantung di Pohon

Muaro Paneh Geger, Mayat Pria Tergantung di Pohon
Arosuka, SuhaNews. Masyarakat nagari Muaro Paneh kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok, digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat pria tergantung di pophon Mahoni, Selasa (14/9) sekitar pukul 06.00 WIB di Kandih jorong Sawah Ampang.

Kaporesta Solok, AKBP Ferry Suwandi, S.I.K., melalui Kasat Reskrim, AKP Evi Wansri, SH, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Benar, salah seorang warga di jorong Sawah Ampang nagari Muaro Paneh menemukan seorang pria tergantung di pohon dan dugaan sementara korban bunuh diri, ” terang Kasat Reskrim AKP Evi Wansri.

Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada pukul 06.00 pada Selasa pagi saat akan keluar rumah.

Setelah mengetahui peristiwa tersebut, saksi memberitahu para tetangga dan anggota Polsek Bukit Sundi. Dan seketika warga berkumpul mendatangi TKP dan sempat menghebohkan nagari Muaro Paneh.

Setelah dilakukan olah TKP, diketahui identitas mayat bernama Us (40),“Korban tergantung di pohon mahoni dengan menggunakan tali jenis nilon (tali jemuran) dan diketahui korban dengan identitas seperti diatas, ” papar AKP Evi Wansri, SH.

Berdasarkan dari keterangan sang istri korban Novet Jayanti, korban Us berangkat dari rumah pada hari Senin 13 September 2021 sekira jam 05.30 dan tidak ada kembali pulang sampai diketahui korban ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung diatas pohon.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh Korban juga tidak mengalami gangguan jiwa namun. Korban sehari hari berprofesi sebagai penjual garam eceran dari pasar ke pasar.

“Sementara Untuk barang-barang korban yang hilang nihil “,sebutnya. Dedi | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  In Memoriam Zainuddin Labay, Tokoh Besar Itu Pergi 2 Hari Jelang Idul Adha
loading...
Artikel sebelumyaKembali MU, Cristiano Ronaldo Berikan Energi Positif bagi Tim
Artikel berikutnyaKabupaten Solok Nol Tambahan Kasus Covid-19