Mutasi Kepsek, Mereka Yang Kehilangan Tempat

Mutasi Kepsek, Mereka Yang Kehilangan Tempat
Bupati Solok, H. Gusmal menandatangani berita acara peantikan kepala sekolah
Arosuka, SuhaNews – Sebanyak 55 kepala SMP dari 67 SMP Negeri di Kabupaten Solok dimutasi, Sabtu (4/1). Mereka dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Solok di aula Solok Nan Indah Arosuka.

Dari 55 kepala SMP yang dimutasi, sebanyak tujuh kepala sekolah tidak lagi dilantik dan menduduki posisinya, sementara sebanyak sembilan guru dipromosikan sebagai kepala sekolah. Ada yang kehilangan, jabatan, ada pula yang baru mendapatkan jabatan.

Kepala sekolah yang tidak lagi menempati jabatannya adalah  Metrizal, Kepala SMPN 1 Gunung Talang,  Dedi Budiman, Kepala SMPN 1 Lembah Gumanti,  Agusrial, Kepala SMPN 1 Danau Kembar,  Sugiarto, Kepala SMPN 2 Junjung Sirih,  Weli Narcom, Kepala SMPN 4 X Koto Singkarak. Sementara  Nurman, Kepala SMPN 5 X Koto Singkarak memasuki purnabhakti terhitung 1 Januari 2020, dan  Nurial, Kepala SMPN 1 X Koto Singkarak akan pensiun sebulan ke depan.

Sementara sembilan guru yang mutasi dan  dipromosikan sebagai kepala sekolah adalah Ersa Nora, Kepala SMPN 2 Payung Sekaki, sebelumnya guru di SMPN 2 Lembang Jaya. Dafinur dipercaya menjadi Kepala SMPN 5 Tigo Lurah sebelumnya guru di SMPN 2 Danau Kembar. Deswanto akan mengemban tugas sebagai Kepala SMPM 2 Tigo Lurah sebelumnya guru SMPN 1 Lembang Jaya.

Selanjutnya Nofiarli menggantikan Nurman sebagai Kepala SMPN 5 X Koto Singkarak, sebelumnya guru SMPN 1 Kubung. Lalu Afrilita dari guru SMPN 1 IX Koto Sungai Lasi dipercaya sebagai Kepala SMPN 7 Lembah Gumanti, dan Arina Ida Putri dari guru SMPN 1 Lembah Gumanti dipercaya sebagai kepala SMPN 8 Lembah Gumanti.

Diangkat Kembali

Dari sembilan guru yang mutasi dan promosi sebagai kepala sekolah, ada empat yang diangkat kembali  karena sudah pernah menjadi kepala sekolah. Mereka yang kembali mendapat kepercayaan adalah Asrar, Guru SMPN 1 Tigo Lurah, sebelumnya juga menjadi Kepala sekolah di tempat yang sama, kini dipercaya sebagai Kepala SMPN 4 Tigo Lurah. Abdullah, guru SMPN 4 Bukit Sundi, sebelumnya pernah menjadi Kepala SMPN 3 Payung Sekaki, kini dipercaya sebagai Kepala SMPN 3 Tigo Lurah.

BACA JUGA  Wagub Sumbar : Masalah Kependudukan Perlu Kolaborasi BKKBN dan Pemda

Begitu juga dengan Feri Bermand, guru SMPN 4 Bukit Sundi, sebelumnya Kepala SMPN 2 Danau Kembar, kini kembali diangkat sebagai Kepala SMPN 3 Bukit Sundi.

Bupati Solok, H.Gusmal  berharap agar pada 2020 pendidikan Kabupaten Solok lebih baik. Kalau saat ini belum masuk 10 besar di Sumatera Barat, diharapkan tahun ini bisa masuk 10 besar, dengan kualitas yang juga semakin baik.

“Tugas kepala sekolahlah membangun pendidikan yang berkulitas,” ujar Bupati Gusmal. Wewe

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Solok Lantik 147 Kepala Sekolah
Artikel berikutnyaReal Madrid Menang, Barca Tertahan