Operasi Yustisi di Pessel, ASN dan Pelajar Diberi Sanksi Kerja Sosial

pes
Bayang, SuhaNews – Tim Gabungan Penegakan Hukum Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nomor 06 tahun 2020 tentang tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 menggelar operasi yustisi di Pasar Baru Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (18/10). 

Operasi ini dipimpin Kasatpol PP dan Damkar Pessel Dailipal. Operasi diikuti oleh Satpol PP, Dinas Perhuhungan, Kominfo, Humas, Kodim, anggita TNI AL, Kepolisian, Pos Denpom dan  unsur terkait lainnya.

“Tim berhasil menjaring 36 orang pelanggar yang tidak memakai masker,” kata Kasatpol PP dan Damkar Pessel, Dailipal sebagaimana dilansir minangsatu.com.

Dari 36 orang pelanggar tersebut,ujarnya, berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar dan pedagang.

“Dibandingkan pelaksanaan operasi sebelumnya, jelas Dallipal,  jumlah pelanggar lebih sedikit. Jika sebelumnya ada 53 orang pelanggar, saat ini hanya 36 orang.

“Alhamdulillah ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker meningkat,” katanya.

pes
kerja sosial (ilustrasi)

Dalam menjalankan operasi, jelasnya, tim mengutamakan pendekatan humanis,  intinya operasi memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingya mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Pelanggar diberi sanksi berupa kerja sosial yakni membersihkan fasilitas umum di sekitar pasar. Pelanggar menggunakan rompi bertuliskan. ” Saya pelanggar protokol kesehatan”.

“Tim gabungan tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga  melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pengeras suara dari tim Dinas Kominfo,” jelasnya. (*/Wewe)

Sumber: minangsatu.com

Baca juga:

Facebook Comments

loading...