SuhaNews – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyediakan dana sebesar Rp29 Miliar untuk masyarakat yang terdampak covid-19. Dana ini diserahkan ke 16.100 Kepala Keluarga, yang sudah terdata.
“Total BLT Dana Desa sebesar Rp29 miliar diperuntukkan kepada 16.100 Kepala Keluarga terdampak Covid-19 di 103 Nagari,” jelas Bupati Ai Mukhni, Senin (4/5).
Bupati Ai Mukhni ikut mengawal pendataan warga terdampak Covid-19. Pemkab Padang Pariaman sudah menuntaskan dana desa menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). BLT ini merupakan bagian dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak Covid-19.
”Dana ini sama dengan 25-35 persen dari total Dana Desa yang diterima masing-masing nagari tahun 2020 ini,” ujar Kepala Dinas PMD Sumbar Syafrizal, di Nagari Pauh, Kecamatan Nan Sabaris.
Kabupaten Padang Pariaman juga tercatat sebagai kabupaten pertama di Sumatera Barat yang menyerahkan BLT Dana Desa 2020 sebagai Dampak Covid-19.
Bupati Padang Pariaman Drs. H. Ali Mukhni, MM dan Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Kepala Dinas PMD Padang Pariaman Drs. Herman, MM serta Wali Nagari Pauh Kambar M. Nur, S.Pd menyerahkan BLT secara simbolis.
Penyerahan BLT Dana Desa dengan Buku Tabungan BRI sebesar Rp600 ribu per bulan untuk masa 3 bulan (April, Mei dan Juni).
“BLT Dana Desa adalah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat miskin yang terdampak Covid-19,” ujar Syafrizal Ucok.
Mereka yang menerima antara lain wanita rawan sosial, lansia, tukang yang kehilangan pekerjaan, korban PHK, ojek pangkalan, pedagang asongan dan lain-lain.
Hari ini Kabupaten Padang Pariaman, jelas Syafrizal Ucok, menyerahkan BLT Dana Desa sebagai kabupaten pertama di Sumbar. Minggu yang lalu untuk kota pertama kali adalah Kota Pariaman.
“Insya Allah Mei ini, semua kabupaten/kota di Sumbar menyerahkan BLT Dana Desa,” kata Syafrizal Ucok, didampingi Kabid UEM TTG Dinas PMD Sumbar Desrianto Boy, S.Pd.,M.Pd.
Sementara Bupati Padang Pariaman Drs. H. Ali Mukhni, MM mengatakan, bahwa dalam sepekan terakhir dirinya mengawal langsung pendataan warga miskin terdampak Covid-19, sehingga ada daftar penerima PKH, Bansos Sembako, Bansos JPS Provinsi dan BLT Dana Desa.
“Semua warga miskin yang terdampak Covid-19 kita akomodir dalam berbagai Bansos, yang penting tidak ada penerima ganda. Kalau masih ada juga warga miskin terdampak Covid-19 nanti kita bantu dengan program APBD Padang Pariaman,” ujar Ali Mukhni.
“Tidak ada warga yang berteriak tidak ada sembako,” jelas Ali Mukhni.
Padang Pariaman,jelas Bupati, sudah membagikan sembako di awal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembagian sembako langsung diserahkan kepada seluruh nagari.
“Pemda Padang Pariaman menyerahkan lebih awal sebelum turunnya dana Bansos,” ujar Ali Mukhni, yang juga Ketua Alumni UNP Sumbar ini.
Editor: Wewe Sumber: tribunsumbar.com
Baca Juga:



Facebook Comments