Bukittinggi, Humas — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Pengawas Madrasah, Yendrawaty, mendampingi Tim Asesor dalam pelaksanaan visitasi akreditasi pada dua madrasah swasta di Kota Bukittinggi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Swasta Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah pada 1 dan 2 Oktober 2026 dan Madrasah Swasta Pondok Pesantren Baiturridwan pada 6 dan 7 Oktober 2026.
Kedatangan Tim Asesor di Madrasah Swasta Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah disambut langsung oleh Kepala Madrasah, Mustaqim, beserta jajaran. Sementara itu, di Madrasah Swasta Pondok Pesantren Baiturridwan, Tim Asesor disambut langsung oleh Kepala Madrasah, Mulyadi, bersama jajaran madrasah.
Visitasi akreditasi merupakan bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan madrasah berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dalam proses tersebut, Tim Asesor melakukan penilaian dan verifikasi terhadap berbagai komponen penyelenggaraan pendidikan, baik dari aspek administrasi, tata kelola, proses pembelajaran, sarana prasarana, maupun komponen pendukung lainnya.
Pengawas Madrasah, Yendrawaty menyampaikan apresiasi kepada kedua madrasah yang telah mempersiapkan seluruh kebutuhan visitasi dengan baik.
Menurutnya, akreditasi bukan semata-mata untuk memperoleh predikat, tetapi menjadi momentum bagi madrasah untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. “Akreditasi bukan hanya tentang mendapatkan nilai atau predikat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana proses akreditasi ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan,” ujar Yendrawaty. pengawas pengawas pengawas
Ia juga mengapresiasi kerja sama kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan pelaksanaan visitasi. “Alhamdulillah, kedua madrasah telah mengikuti proses visitasi dengan baik. Ini tentu tidak terlepas dari kesiapan dan kerja sama seluruh warga madrasah. Kita berharap visitasi ini bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan ke depan,” tambahnya.
Yendrawaty berharap kedua Madrasah ini bisa meraih predikat terbaik sebagai penyemangat bagi kedua madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan layanan terbaik kepada peserta didik. “Jadikan hasil akreditasi sebagai pijakan untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, pengelolaan madrasah, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta pelayanan kepada peserta didik,” pungkasnya. (Syafrial)
Berita Terkait :





Facebook Comments