Pesisir Selatan Lakukan Pembekalan Satgas Trantibum

pembekalan
Pesisir Selatan, SuhaNews – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) melaksanakan kegiatan pembekalan, sekaligus pengukuhan Satgas Trantibum di Painan, Rabu (23/3).

“Kegiatan pembekalan Satgas Trantibum yang diikuti sebanyak 30 orang anggota Satpol PP itu akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai Rabu-Jumat, 23-25 Maret 2022 di Painan,” ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal.

Baca juga: Jelang Ramadhan, 50 Pemilik Usaha Dipanggil Satpol PP Kota Padang

Kegiatan itu bertujuan untuk menyiapkan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang baik secara fisik, mental maupun pengetahuan tentang aturan-aturan yang ditegakkan.

“Adapun bentuk kegiatan pembekalan tersebut adalah kesamaptaan, latihan bela diri praktis, pembekalan dan arahan tentang Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang ditegakkan,” terang Dailipal.

Satgas Trantibum, jelas Dailipal, selama ini telah melaksanakan beberapa kegiatan operasi seperti penertiban tambak udang di Nagari Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir.

“Dari hasil tinjauan lapangan ada 6 pengusaha tambak udang yang belum mengantongi izin usaha. Sebagian dari mereka sudah mengoperasikan usahanya dan ada juga yang masih dalam proses pembuatan tambak udang,” ungkapnya.

Hal ini, jelas Dailipal, telah melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum yang tertuang pada Pasal 17 ayat (1) yang berbunyi : setiap orang atau badan diharuskan memiliki izin terhadap segala bentuk usaha yang didirikan.

Satgas Trantibum melakukan penertiban pelajar yang keluyuran saat jam belajar karena melanggar Perda Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Pasal Pasal 23 ayat (1).

Dalam ayat (1) ini dijelaskan bahwa Setiap anak sekolah dilarang berada di tempat umum dan tempat lain seperti warung luar sekolah, warnet, game/playstasion, bilyard, objek wisata, dan tempat lain di luar pekarangan sekolah selama atau sesudah jam belajar. Dan ayat (2) : Bagi anak sekolah yang ada kegiatan pada jam belajar di luar sekolah harus mendapat surat izin dari sekolah yang bersangkutan. (*)

BACA JUGA  2 Lokasi di Kabupaten Solok Sasaran Peredaran Pupuk Tidak Sesuai Label, Pelaku Ditangkap Polisi
Baca juga: Warung Remang-Remang di Dadok Tunggul Hitam Ditertibkan Satpol PP

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakBupati Tanah Datar Buka Rakorda BAZNAS Sumatera Barat
Artikulli tjetërMawardi Roska Buka Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata