PSBB Diperpanjang, Padang Panjang Bolehkan Salat Jumat di Masjid

292
psb
Fadly Amran
SuhaNews – Pemerintah Kota Padang Panjang memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 29 Mei 2020. Keputusan itu diambil setelah pertemuan Pemko bersama Forkopimda, di hall balai kota setempat, Selasa (19/5/2020). 

“Pada PSBB ini, dibolehkan melaksanakan salat Jumat dengan beberapa ketentuan,”ujar Kadis Kominfo Padang Panjang, Ampera Salim.

Ketentuan yang harus dipatuhi jamaah antara lain, membawa sajadah untuk diri masing-masing, memakai masker dan sarung tangan, berwuduk dari rumah, dan jamaah Jumat harus orang yang tinggal di sekitar mesjid.

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran mengingatkan pengurus masjid lebih cermat mengenali jamaah yang datang.

“Kalau perlu bekerjasama dengan pengurus RT untuk membuat kartu keterangan domisili,” ujar Fadly Amran melalui juru bicaranya Ampera Salim sebagaimana dilansir spiritsumbar.com.

Peraturan lain pada PSBB tahap II ini, jelas Walikota, toko komoditi tertentu boleh dibuka, asal pelayannya pakai masker dan sarung tangan, menjaga jarak dengan pembeli minimal satu meter, tidak membuat kerumunan, dan menaati jam buka pukul 8.00 hingga 17.00 Wib.

psb
Ampera Salim

“Pada malam hari semua toko harus ditutup,” jelas Ampera Salim.

Peraturan pada PSBB ini, jelas Ampera Salim, berdasarkan pandangan Forkopimda, seperti Wakil Walikota Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, serta perwakilan dari sejumlah OPD di lingkungan Pemko Padang Panjang.

Kita dihadapkan pada kondisi new normal,” jelas Wali Kota Fadly Amran.

Biasanya kita bisa berkumpul hingga pukul 24.00 WIB menjelang lebaran ini, sekarang tidak seperti itu lagi. Aktivitas dibatasi.

Dalam berkendaraan selama PSBB, jelas Faly Amran, penumpang kendaraan maksimal dibolehkan 50 persen dari kapasitas, mobil pribadi 3 orang dan motor 1 orang.

Walikota mengingatkan masyarakat Padang Panjang agar  menghindari kontak fisik, jaga jarak minimal satu meter, selalu pakai masker dan bila tidak ada keperluan yang sangat penting jangan keluar rumah, dan rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” ujar Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran.

Sumber: Spiritsumbar.com      Editor: Wewe

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...