PTM Dimulai, Dinas Dikbud Tanah Datar Keluarkan Surat Edaran

tanah
Tanah Datar, SuhaNews – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar mengeluarkan edaran No 421/110/DIkbud -2021 yang ditujukan kepada Korwil, Pengawas dan Penilik, . Kepala UPT SMP dan UPT SD se-Kabupaten Tanah Datar sebagai pedoman dalam pembelajaran tatap muka (PTM).

“Surat edaran ini untuk menindaklanjuti SE Bupati Nomor: 421 /013/Dikbud-2021 tanggal 7 Januari 2021 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa Pandemi Covid-19 semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021,” ujar Kadis Dikbud Tanah Datar, Kamis (21/1/2021) di Batusangkar.

Selain surat edaran, jelas Riswandi, Bupati dan Forkopimda serta OPD melakukan monitoring PTM ke beberapa satuan pendidikan  pada 11 dan 20 Januari 2021.

“Berdasarkan masukan dari Bupati dan Forkopimda inilah, kita mengeluarkan surat edaran,” jelas Riswandi.

Dalam surat edaran ini, jelas Riswandi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Pengawas dan Penilik yang hasil swabnya positif harus mengikuti arahan dari tim medis, dengan cara menjalani ioolasi mandiri atau isolasi di tempat yang ditentukan oleh Tim Medis.

“Semoga tetap semangat sambil berikhtiar untuk meningkatkan imun tubuh sehingga hasil Swabp berikutnya bisa negatif,”  jelas Riswandi.

Bagi PTK, Pengawas dan Penilik yang belum keluar hasl swabnya, tambah Kadis Dikbud diminta untuk sementara tidak datang ke sekolah.

“Untuk menunjang kelancaran PTM di sekolah masing masing, maka dapat memanfaatkan Dana BOS,” tambah Riswandi.

Ini merupakan saran dari Kepala Kajari Tanah Datar selaku anggota Forkopimda dalam hal pengadaan penunjang protokol keschatan untuk siswa, seperti masker yang bisa dipakai ulang. faceshield dan hand sanitizer, dan sarana protokol kesehatan lainnya.

“Satuan pendidikan hendaknya selalu menerapkan disiplin 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan),” jelas Riswandi.

BACA JUGA  Covid-19 Kab Solok, Pasien Sembuh Bertambah, Terkonfirmasi Baru Nol
tanah
Riswandi

Para siswa, jelas Riswandi, diharuskan membawa minum dan makanan setiap hari. Diharapkan  tidak ada siswa selesai PTM dan saat pulang mampir di suatu tempat bergerombolan, diharapkan langsung pulang  ke rumah.

“Setiap hari Kepala Sekolah, guru serta satgas covid sekolah mengingatkan dan memberikan pencerahan secara persuasif kepada siswa agar tetap disiplin dalam menerapkan SOP Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah disusun sekolah masing-masing dan memantau serta mengkoordinasikan perkembangan pelaksanaan PTM ke Satgas Ccovid Nagari, Kecamatan dan Kabupaten bilamana ada hal yang terjadi di luar kendali sekolah,” terang Riswandi.

Kadis Dikbud berharap dengan memahami dan menindaklanjuti surat edaran ini, proses PTM akan berjalan dengan baik dan lancar.

Reporter: Andra Datuak         Editor: Wewe
Baca juga:

Facebook Comments

loading...