SuhaNews. Riki Ari Nofrizal meregang nyawa di RSUD Padang Pariaman setelah menjadi korban amuk massa akibat diteriaki maling di Simpang Padang Korong Pasa Karambia Nagari Guguak Kec. 2X11 KayuTanam Kab. Padang Pariaman, Minggu (14/3) sekitar pukul 21.15 WIB.
Dilansir oleh SumbarKita.id, amuk masa ini bermula dari mobil Toyota Avanza BA 1148 LH yang dikendarai Riki menyenggol sepeda motor di jembatan Titian Panjang Korong Palabihan Nagari Kayu Tanam Kec.2X11 Kayu Tanam.
Usai tersenggolnya sepeda motor tersebut, mobil yang dalam perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi diteriaki maling oleh warga. Saat kejadian didalam mobil Riki berdua dengan korban Mohammad Syahri.
Mendengar mereka diteriaki maling, kedua korban pun ketakutan dan melarikan diri. Namun, sampai di Korong Pasa Karambie Nagari Guguak Kec.2X11 Kayu Tanam mobil berhasil dihentikan oleh warga.
Kapolsek 2 X 11 Enam Lingkuang, AKP Nasirwan, Senin (15/3/2021) menyebutkan sebagaimana dicerikan korban Mohammad Syahri, kemudian, kedua korban yang berada didalam mobil dihakimi oleh massa dan mengakibatkan kedua korban mengalami luka lebam dan robek pada bagian wajah dan kepala.
Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Padang Pariaman dalam keadaan tak sadarkan diri. Namun korban Riki Ari kritis dan banyak mengeluarkan darah, pihak RSUD merujuk korban ke RSUP Dr. M. Djamil Padang.
“Namun nyawa korban tidak dapat tertolong sehingga meninggal dunia,” sebut AKP Nasirwan.
Disebutkan Kapolsek, saat ini pihak kepolisian sedang memeriksa empat orang saksi.
“Proses penyelidikan untuk mencari pelaku penganiayaan dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban sedang diupayakan,” tutupnya. (*)
Berita Terkait :



Facebook Comments