Salurkan Masker, Bupati Solok Minta Perketat Pemeriksaan di Posko Perbatasan

masker
Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Hj. Dsnadefi Gusmal serahkan masker
Solok, SuhaNews – Bupati Solok, H. Gusmal didampingi Ketua TP PKK Hj. Desnadefi Gusmal menyalurkan masker kepada puskesmas dan petugas di Pos Covid-19 di Perbatasan Solok-Tanah Datar di Biteh Kacang, Kecamatan X koto Singkarak, Rabu (6/5).

“Masker ini merupakan bantuan dr.Helwi, pimpinan  Rumah Sakit Permata Bunda  Solok,” jelas Bupati Solok, yang juga didampingi oleh Askoor Bidang Eksbang Kesra Medison, dan Kabag Humas Syofiar Syam.

Bantuan masker berjumlah 5020 pcs, yang didistribusikan kepada Puskesmas Tanjuang Bingkuang sebanyak 100 pcs, Puskesmas Selayo 100 Pcs, Puskesmas Singkarak 100 Pcs, Puskesmas Paninggahan 100 Pcs, dan Posko Batas Kacang 50 Pcs.

masker
Bupati Solok, H. Gusmal berikan arahan kepada petugas posko

Dalam kesempatan ini, Bupati Gusmal berharap, semua petugas untuk bekerja lebih maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sekalipun jumlah warga yang terinfeksi covid-19 di Kabupaten Solok tidak menunjukkan peningkatan, tetap 5 orang, satu meninggal dan 4 karantina. Namun kewaspadaan harus tetap jaga.

“Setiap posko harus ada penanggung jawab agar tugas  bisa dilaksanakan dengan baik,” jelas Gusmal.

Yang tidak kalah pentingnya, jelas Bupati Gusmal, adanya pembagian tugas yang jelas dari penanggungjawab posko. Karena di setiap posko ada beragam instansi yang terlibat seperti Dinas Perhubungan, Polri, TNI, Satpol PP, PMI, Pers, Dinas Kesehatan, Pemuda Pancasila dan lainnya, maka perlu koordinasi yang baik.

“Petugas diharapkan memperketat penjagaan di semua perbatasan,” jelas Gusmal.

Bupati Gusmal berharap tidak satupun kendaraan dan penumpangnya yang luput dari pemeriksaan petugas. Sehingga sangat kecil kemungkinan menyebarnya virus corona karena adanya pendatang dari luar daerah.

Pada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ini, jelas Gusmal, kedisiplinan harus lebih ditegakkan. Agar mata rantai penyebaran covid-19 benar-benar bisa diputus, sehingga tidak ada lagi warga Kabupaten Solok yang teriveksi virus ini. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...