Sidang Paripurna, Pandangan Umum Fraksi Terhadap APBD 2019

193
pandangan
Sekda Aswirman dan Wakil Ketua DPRD Lucki Effendi
Arosuka, SuhaNews – DPRD Kabupaten Solok menyampaikan Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Solok 2019, Kamis (2/7/2020) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab Solok.

Sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Lucki Effendi dihadiri Sekda Azwirman, anggota DPRD, Forkopimda, dan SKPD.

pandanganFraksi NasDem Azwirman mengapresiasi positif Pemerintah Daerah Kabupaten Solok atas anugerah yang diterima sebagai “Opini Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP) sebanyak 3 kali berturut- turut.

“Kita perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Aswirman.

Ia meminta agar pemerintah mengoptimalkan potensi daerah yang dapat menyumbang angka PAD dari sektor Perdagangan, Pertanian, Perikanan, Potensi Danau, Pariwisata dan lain-lain yang memungkinkan untuk dikembangkan yang merupakan inovasi dari sumber-sumber PAD sebelumnya.

Sementara Fraksi Gerindra menyorot pembangunan dalam bidang kesehatan. Menurut Septrismen, Usia Harapan Hidup di Kabupaten Solok meningkat dari angka 67,95 pada tahun 2018 menjadi 68,34 pada tahun 2019.

Sedangkan di sektor ekonomi kerakyatan secara signifikan telah mampu menekan angka pengangguran. Pada tahun 2018 tingkat pengangguran di Kabupaten Solok berada pada   angka 5,95 dan berhasil ditekan menjadi 4,65 pada tahun 2019.

“Fraksi Gerindra mengapresiasi keberhasilan di bidang kesehatan dan ekonomi kerakyatan ini,” jelas Septrismen dari Gerindra.

pandanganSementara Fraksi PAN melalui juru bicaranya Etranedi menyampaikan bahwa DPRD sebagai pemangku tugas pengawasan harus dan wajib mencermati hasil pelaksanaan pemerintahan dengan maksud bahwa keberhasilan yang telah dicapai untuk tetap dipertahankan.

“Fraksi PAN mengapresiasi pemberian opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Solok TA 2019 untuk untuk ketiga kalinya,” ujar Etranedi.

“PAN mengapresiasi masyarakat atas kesadarannya dalam membayar pajak, terutama pajak Restoran yang realisasinya mencapai 144,34%,” jelas Etranedi.

Sedangkan Fraksi Golkar melalui Yetty Aswati mengapresiasi pendapatan pajak daerah yang realisasinya tinggi sebesar 104,98%. Hal ini menunjukkan penerimaan atas pajak daerah  sesuai dengan harapan.

“Anggaran hendaknya berpihak kepada rakyat kecil dan selalu mengutamakan skala prioritas,” jelas Yetty Aswati.

Jelas   Kedua, kami mengharapkan pembangunan-pembangunan yang telah di kerjakan untuk dapat segera diselesaikan sesuai dengan persertujuan telah di sepakati dari awal. ketiga, Kami mengapresiasi pelaksanaan APBD Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2019,telah dilakukan pemeriksaan atau audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dengan menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-3 kalinya secara berturut-turut.  Ini menjadi kebanggaan tersendiri dalam perwujudan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik di tahun keempat penyelenggaraan RPJMD Kabupaten Solek 2016-2021.  Kami mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan Bupati dan seluruh jajaran eksekutif untuk menuntaskan visi dan misi untuk mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Solok

Pandangan Umum ini juga disampaikan oleh Fraksi Demokrat melalui Dian Anggraini, Fraksi PKS disampaikan oelh Yusferdizen, Fraksi PDI-P Hanura disampaikan oleh Zamroni, serta Pandangan Umum Fraksi PPP  disampaikan oleh Nelson.

Terkait dengan pandangan umum Fraksi tersebut, Bupati Solok melalui Sekda Aswirman berjanji akan memperhatikan masukan dari masing-masing fraksi, sehingga ke depan APBD Kabupaten Solok makin tepat sasaran. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...