Surau Sawah Luka Koto Baru Nyaris Terbakar Akibat Korselting Listrik

surau
Ilustrasi. foto : Detik.com
Koto Baru, SuhaNews. Menjelang masuknya waktu salat Subuh, Sabtu (22/8), surau Sawah Luka jorong Kajai nagari Koto Baru kec. Kubung Kab. Solok nyaris dilalap api akibat adanya korsleting listrik pada tiangayang ada didepan surau.
Beruntung tidak ada korban jiwa dan api hanya merusak sebagian puncak bangunan surau ini. Namun demikian kejadian ini membuat panik warga sekitar.

Mirisnya saat kejadian, masyarakat segera meminta bantuan dengan menghubungi Pemadam Kebakaran Kab. Solok pos Koto Baru, namun bantuan sedikit telat karena armada tidak ada yang stand by di posko Koto Baru.

Untuk memadamkan api, Pemadam Kebakaran Kab. Solok mendatangkan armada dari pos Sumani. Hal ini membuat warga kesal, saat hal dipertanyakan pada petugas jawabnya armada di Pos Koto Baru sedang menjalani perbaikan sejak beberapa hari belakangan.

“Untung api tidak membesar dan menghabiskan bangunan surau dan bangunan disekitar tiang lsitrik yang kosrlet ini, menunggu bantuan datang, masyarakat berupaya memadamkan sebisanya yang kebetulan sekitar lokasi banyak air,” ujar Endri (29) warga Sawah Luka menuturkan kepada SuhaNews.

Ia menambahkan, kalau saja bantuan lebih cepat datang, mungkin tingkat kerusakan bisa diminimalisir, karena jarak antara lokasi dengan Posko lebih kurang satu kilometer.

“Kita berharap, pemerintah meningkatkan perhatian pada armada Damkar ini, jangan sampai terjadi kekosongan armada di Posko. Kalau mobil menjalani perawatan hendaknya ada antisipasi, karena armada Damkar termasuk objek vital. Selain menyangkut keselamatan masyarakat saat terjadi bencana juga keselamatan para perugas yang menggunakannya,” ulas Endri.

Sementara itu Wali Nagari Koto aru, Afrizal Khaidir yang dihubungi mengatakan, belum diketahui asal api yang menyebabkan kebakaran di surau ini.

Ia mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari kejadian ini dengan lebih hati-hati dalam penggunakaan peralatan listrik yang rentan menimbulkan kebakaran karena korsleting maupun penggunaan bahan bereiko lainnya. Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...