Sudah 384 Warga Kota Padang Positif Covid-19, Sumbar 567 Kasus

padang
SuhaNews – Kota Padang tetap menjadi penyumbang terbesar kasus positif covid-19 di Sumatera Barat. Tambahan 15 kasus pada Minggu (31/5), sebanyak 14 warga berasal dari Padang, dan satu WNA asal Irlandia, yang sedang berkunjung ke Sumbar. Sudah 384 warga Kota Padang terkonfirmasi covid-19. 

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, sebanyak 567 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 15 orang lagi. Sembuh bertambah 9 orang, sehingga total sembuh 265 orang.

Berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa Minggu 31 Mei 2020, sampai pukul 08.00 WIB, dari 1.558 sampel yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 sebanyak 15 orang dan warga yang terkonfirmasi sembuh bertambah 9 (sembilan) orang.

“Dari 15 orang yang terkonfirmasi positif dimaksud, ada 1 (satu) orang WNA kebangsaan Irlandia. Sekarang isolasi mandiri,” jelas Jasman Rizal.

“Benar, ada salah satu WNA yang berada di Sumbar yang terkonfirmasi positif terinfeksi (COVID-19),” kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit Minggu (31/5/2020).

Dari hasıl pelacakan, Warga Irlandia, CMC ini, jelas Nasrul Abit, sudah mengunjungi beberapa lokasi dan berpindah-pindah hotel untuk menginap. Saat ini WNA tersebut di Semen Padang Hospital (SPH) untuk menjalani isolasi dan karantina.

“Kalau ada yang pernah kontak dengan yang bersangkutan, diharapkan segera memeriksakan diri, karena WNA ini sudah berpindah-pindah hotel dan mengunjungi beberapa lokasi di Sumbar,” jelas Nasrul.

Adapun tambahan 15 warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 adalah Wanita 61 th, warga Lolong Belanti, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 42 th, warga Parupuak Tabiang, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 51 th, warga Siteba, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Selanjutnya, Pria 69 th, warga Banda Olo, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 26 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 18 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 12 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 14 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 11 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 38 th, warga Piai Tangah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Batita (laki-laki) 2 th, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

padang
Jasman Rizal

Wanita 90 th, warga Koto Lua, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 31 th, warga Limau Manih, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 53 th, warga Kuranji, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

serta seorang Pria 41 th, warga negara Irlandia (WNA), pekerjaan swasta, diduga terpapar dari riwayat perjalanan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara sembilan orang yang dinyatakan sembuh, terdiri atas Wanita 49 th, warga Ulak Karang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan dirawat di RSUD. Rasidin Padang.

Wanita 26 th, warga Lubeg, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Rasidin Padang. Wanita 45 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Rasidin Padang.

Wanita 46 th, warga Parak Karakah, status IRT, tidak ada riwayat kontak dan riwayat perjalanan, pasien RSUD Rasidin Padang. Pria 54 th, warga Ujuang Gurun, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Rasidin Padang. Pria 30 th, warga Pasa Lalang, pekerjaan Brankerman, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Rasidin Padang.

Selanjutnya, Wanita 56 th, warga Pasa Gadang, status IRT, terinfeksi karena pulang dari pasar raya, pasien RSUD. Rasidin Padang Pria 15 th, warga Koto Baru Kab. Dharmasraya, ststus pelajar, terinfeksi karena sebagai santri Temboro, pasien RSUD. Sungai Dareh, dan Pria 59 th, warga Harau Kab. limopuluah Kota, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien RSUD. Adnan WD.

Pada Minggu (31/5), tidak ada tambahan positif covid-19 dari 18 kabupaten/kota lainnya di Sumbar. Dari 567 orang yang positif covid-19, sebanyak 120 orang (21,16%) dirawat di berbagai Rumah Sakit, Isolasi mandiri di rumah 53 orang (9,35%), Isolasi daerah 2 orang (0,35%), Bapelkes 15 orang (2,65%), BPSDM 34 orang (5,99%),BPP Padang 14 orang (2,47%) dan BDK 39 orang (6,88).

Dijelaskan Jasman Rizal, pasien yang meninggal dunia 25 orang (4.41%), sembuh 265 orang (46,74%). Karantina Pemda 8 orang dan 147 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.994 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1011 orang.

“Dari 1011 PDP tersebut, 38 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab,” jelas Jasman Rizal.

Sementara dari tes swab, wartga yang dinyatakan negatif, telah pulang ke rumah dan sehat sebanyak 973 orang.

Total 567 Orang Positif Covid-19 di Sumbar

Update kasus Postif Covid-19 Sumbar Senin 1 juni 2020 Tidak ada penambahan kasus sedangkan pesien sembuh bertambah 2 orang

Informasi ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyatakan, karna tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Sumbar, maka jumlahnya tetap 567 .

Laman gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sumbar yang diakses SuhaNews pada pukul 13.10 WIB, 122 orang diantaranya menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di Sumatera Barat.

2 orang memilih untuk isolasi daerah , 40 isolasi mandiri, 17 isolasi Bapelkes, 41 orang isolasi BPSDM. 14 orang isolasi BPP , 53 isolasi BDK, 267orang pasien sembuh, Sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 25 orang.

Untuk pasien dengan status PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 1.024 orang diantaranya 50 menjalani perawatan dan 974 dinyatakan sehat .

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP), menunjukkan angka 9.189 orang, 4 menjalani karantina Pemda, 154 orang memilih isolasi mandiri dan 9.031telah selesai masa pemantauannya.

Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...