Tanpa Marcus, Bisakah Man United Hentikan Laju Liverpool?

Tanpa Marcus, Bisakah Man United Hentikan Laju Liverpool?
Manchester United berpotensi kehilangan Marcus Rashford untuk lawatan ke Liverpool akhir pekan ini.
SuhaNews – Manchester United berpotensi kehilangan Marcus Rashford untuk lawatan ke Liverpool akhir pekan ini. Itu akan jadi pukulan besar untuk ‘Setan Merah’. Manchester United

Rashford mengalami cedera saat Man United menang 1-0 atas Wolverhampton Wanderers, Kamis (16/1/2020) dini hari WIB di Piala FA. Baru masuk sebagai pengganti di menit ke-64, ia sudah ditarik keluar 16 menit kemudian.

Manchester United pernah menghentikan rentetan laga tanpa terkalahkan milik Arsenal dan Chelsea. Apakah akhir pekan ini giliran Liverpool yang dihentikan?

MU mendapat ujian berat saat harus melawat ke Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB besok. Empunya, Liverpool, adalah pemuncak klasemen Premier League.

Tak cuma memuncaki klasemen, Liverpool begitu dominan musim ini dengan unggul 14 poin atas juara bertahan Manchester City di posisi kedua! Apalagi mereka baru sekali kehilangan angka dari 21 laga musim ini, saat diimbangi 1-1 oleh MU.

Liverpool juga lagi on fire karena mereka sudah 38 laga tanpa terkalahkan di liga, termasuk 12 kemenangan beruntun sejak Oktober silam. Bahkan Liverpool juga tidak pernah absen mencetak gol sepanjang musim ini.

Dengan kepercayaan diri pemain yang tengah tinggi-tingginya, sebenarnya bukan pekerjaan sulit bagi Liverpool untuk bisa mengalahkan MU. Tapi, patut diingat bahwa seburuk-buruknya MU, mereka tetap tim besar dan rival sejati Liverpool.

Bukan cuma soal MU jadi satu-satunya tim di liga yang mampu menghentikan Liverpool sejauh ini, tapi mereka punya catatan bagus karena cuma kalah sekali dari 11 duel terakhir di liga.

Ditambah lagi fakta kalau MU pernah punya pengalaman menghentikan rentetan tak terkalahkan milik dua klub besar lainnya, Arsenal dan Chelsea. Arsenal yang sebelumnya melalui 49 laga tanpa kalah, akhirnya tumbang di tangan MU.

BACA JUGA  Ahsan / Hendra Tersingkir dari All England 2020

Pada Oktober 2004, Arsenal kalah 0-2 lewat penalti Ruud van Nistelrooy di menit ke-73 sebelum dikunci gol Wayne Rooney di injury time. Laga ini terbilang panas mengingat banyak insiden terjadi, termasuk penalti yang seharusnya tidak diberikan.

Insiden pun merembet usai pertandingan yang diwarnai Pizza-Gate, saat Cesc Fabregas disebut melempar pizza ke arah Sir Alex Ferguson.

Setelah Arsenal, giliran Chelsea yang dihentikan oleh MU. Chelsea melawat ke markas MU pada November 2005 dengan mengantungi rekor 40 laga tanpa kalah, sebelum akhirnya takluk 0-1 oleh gol Darren Fletcher.

Hal inilah yang patut diwaspadai oleh Liverpool jika tak ingin catatan apik mereka ternodai. MU saat mengimbangi di pertemuan pertama juga menghentikan rentetan 17 kemenangan beruntun Liverpool, yang membuat tim Merseyside itu gagal menyamai rekor Manchester City.

Namun, MU melakukan itu saat bermain di kandang sendiri, sementara akhir pekan ini mereka berlaga di kandang Liverpool yang hampir tiga tahun tak tersentuh terkalahkan di liga.

Sumber: Detik.com

 

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaIzin Keluar, UNP Buka Program Doktor Prodi IPA
Artikel berikutnyaBelajar Diluar Kelas, Siswa MAN 2 Solok Bahas Materi Evolusi