Tekan Penyebaran Covid-19, Kota Solok Bahas Pemberlakuan PPKM Mikro

penyebaran
Solok, SuhaNews – Usai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, Selasa (1/6) di Ruang Kerja Wali Kota Solok.

Rapat ini diikuti oleh Ketua DPRD Kota Solok Hj. Nurnisma, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, S.Ik, Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo, S.Sos, M.I.Pol, Sekretaris Daerah Kota Solok Syaiful A, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ardinal, Kepala Kantor Kesbangpol Fidlywendi, S.Sos.

Baca juga: Covid-19 Kab Solok: Terus Bertambah, Total 1.623 orang Terkonfirmasi, 55 Meninggal

“Kita harus mewaspadai status Kota Solok di zona Orange penyebaran Covid-19,” ujar Wako Sollok Zul Elfian Umar.

Isolasi mandiri pasien covid-19, jelas Zul Elfian, dikhawatirkan berpotensi penyebaran Covid-19 kepada anggota keluarga lainnya.

Dandim 0309 memberikan masukan agar Kota Solok menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro).

“Pada PPKM berbasis mikro, ada ketentuan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka pengendalian Covid-19. Selain itu masyarakat juga butuh di edukasi tentang PPKM Mikro tersebut,” ujar Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo.

Jika ini diterapkan, jelas Dandim, akan membantu pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19 karena sudah mulai dari tingkat terendah telah dilakukan pembatasan kegiatan.

Usulan Dandi ini mendapat dukungan dari Kapolres, dan Ketua DPRD. Diperlukan upaya cepat untuk mengantisipasi tingginya lonjakan kasus terkonfirmasi salah satunya dengan penerapan PPKM Mikro. Di samping itu, tetap meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

“Segera realisasikan PPKM Mikro dan bentuk anggotaSatgas untuk penerapannya,” ujar Wako Solok Zul Elfian. (*/We)

Baca juga: 23 Kasus Baru Covid-19 di Kota Solok, 1 Meninggal Dunia

Facebook Comments

BACA JUGA  Covid-19 Kabupaten Solok: 23 Warga Sembuh, 5 Terkonfirmasi
loading...