Tigo Lurah, SuhaNews – Dikenal sebagai daerah tertinggal, Kecamatan Tigo Lurah kini mulai menggeliat. Akses jalan yang selama ini menjadi kendala utama, mulai terurai. Dua jalur utama dari pusat pemerintahan Kabupaten Solok menuju kecamatan ini sudah diperbaiki.
Jalur utama yang paling banyak dilalui selama ini adalah, jalur Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki menuju Simanau selanjutnya ke pusat kecamatan di Batu Bajanjang. Kemudian jalur kedua yang kini sudah hampir mulus semuanya adalah jalur Rimbo Data, Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti menuju Kapujan, Rangkiang Luluih dan melanjutkan perjalanan menuju Batu Bajanjang.
Baca juga: KUA Tigo Lurah,Berikan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 1 Tigo Lurah
Jalur utama semuanya sudah diaspal. Namun beberapa waktu terakhir ada beberapa titik jalan terban. Badan jalan tergerus ke dalam jurang, seperti di beberapa titik antara Sirukam dan Simanau.
Sementara jalur Rimbo Data – Kapujan, jalan sudah dibangun lebih besar dan mulus. Karena dalam dua tahun terakhir mendapat kucuran dana Miliaran Rupiah. Tinggal sekitar 6 km lagi masih jalan tanah. Sementara sisanya sudah diaspal mulus.
“Insyaallah, pada 2025 ini, ruas jalan Rimbo Data – Kapujan ada anggaran perbaikannya,” ujar Camat Tigo Lurah, Tedi Aurora.
Jika jalan selesai dibangun, maka waktu tempuh Alahan Panjang-Rimbo Data-Kapujan bisa ditempuh dala waktu sekitar satu jam saja. Selama ini, jalur ini dilalui dalam waktu hanpir tiga jam karena jalan tanah, berbatu, dan penuh lubang.
“Saya lebih memilih jalur Rimbo Data – Kapujan untuk menuju Batu Bajanjang, pusat kecamatan Tigo Lurah,” ujar Zulfikar, Sekcam Tigo Lurah.
Bukan hanya Zulfikar, beberapa warga yang memiliki mobilitas dari pusat pemerintahan di Arosuka ke Batu Bajanjang juga mulai beralih ke jalur ini. Jalur yang biasanya sunyi, kini sudah mulai ramai dilawati. Apalagi di kiri-kanan jalan sudah banyak peladangan masyarakat.
“Selama ini, jalur ini aman dan nyaman untuk dilalui,” tambah Zulfikar.
Apalagi jika program perbaikan jalan sepanjang 6 km yang kini tersisa diperbaiki, tentu geliat Tigo Lurah akan semakin baik. Apalagi jalan menuju nagari yang ada di Tigo Lurah ini juga sudah ditingkatkan.

Lima Nagari di Kecamatan Tigo Lurah yaitu Batu Bajanjang, Simanau, Rangkiang Luluih, dan Tanjung Balik Simiso juga sudah memiliki jalan beraspal. Apalagi jalan ke Tanjung Balik Simiso kini juga sudah beraspal. Tidak ditemukan lagi jalan berlubang dan berlumpur.
Kecuali Garabak Data, yang masih berjuang mendapatkan jalan beraspal. Nagari Garabak Data menjadi nagari yang masih tertinggal dibandingkan empat nagari lainnya. Untuk menuju Garabak Data dari pusat kecamatan di Batu Bajanjang belum ada aspal mulus seperti ke nagari lainnya. Medan yang dilalui pun masih terasa berat. Apalagi ketika musim hujan, kendaraan bermotor sekalipun sulit untuk menuntunnya di jalan ini karena licin.
Alternatif kedua melalui Dharmasraya, itupun hanya untuk mencapai Jorong Lubuk Tareh, yang berbatasan langung dengan Dharmasraya. Sementara dari Lubuk Tareh ke Garabak maupun ke Data juga belum tersedia jalan yang bisa dilalui kendaraan bermotor. Baru ada jalan setapak, yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Wewe
Baca juga: SMPN 4 Tigo Lurah gelar Simulasi ANBK Ditengah Hutan



Facebook Comments