Tim Kemenpan RB Evaluasi Kesiapan Kemenag Padang Panjang Menuju WBK

evaluasi
Padang Panjang, SuhaNews – Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang Buya H. Alizar Datuak Sindo Nan Tongga didampingi Tim Kelompok Kerja (Pokja) Zona Integritas (ZI) memaparkan presentasi pelaksanaan evaluasi ZI dihadapan Tim Penilai Kemenpan-RB RI secara virtual via Zoom Meeting dari Aula Kankemenag, Jum’at (29/10/2021).

Kankemenag Kota Padang Panjang bersama 39 Satker lainnya dilingkungan Kementerian Agama se Indonesia harus melaporkan pelaksanaan evaluasi Zona Integritas (ZI) dilingkungan kerja masing-masing kepada Kemenpan-RB secara Virtual via Zoom Meeting karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sedangkan dari Provinsi Sumatera Barat ada 4 Satker yang diusulkan kepada Menpan-RB berdasarkan Surat Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : R-222/MA/OT.00/6/2021 tanggal 3 Juni 2021 tentang usulan Satuan Kerja/UPT Berpredikat WBK dan WBK-WBBM pada Kementerian Agama yakninya Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh dan MAN 1 Bukittinggi.

Penyampaian presentasi pada Pelaksanaan evaluasi ZI ini merupakan rangkaian kegiatan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM) oleh Tim Penilai Nasional Menpan-RB.

Kegiatan ini telah dijadwalkan sebelumnya dan Kankemenag Kota Padang Panjang mendapatkan jadwal pada Hari Jum’at Pukul 09.50-11.20 WIB.

Pelaporan Pelaksanaan Evaluasi ZI ini berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan dan seluruh program dan inovasi telah berhasil dipaparkan.

Tiap Koordinator area PMPZI menjawab dan menjelaskan secara singkat pertanyaan dari Tim Penilai Kemenpan-RB, Jupagni Agen Perubahan 2020 paparkan program inovasi lingkar sakinah dengan aktor utama Penyuluh Agama Islam. Inovasi ini diapresiasi oleh Tim penilai karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat H. Helmi sangat mengapresiasi kegiatan ini sehingga langsung melakukan monitoring ke Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang beserta rombongan. Adi |  Moentjak

BACA JUGA  Walikota Solok Tinjau Posko Covid-19

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSumbar Sadar Vaksin, Padang Panjang Targetkan 2400 orang
Artikel berikutnyaShokaido Cabang Solok Bertemu Ketua DPRD