Arosuka, SuhaNews | Menghadapi ancama bencana hidrotermologi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok turun langsung melakukan pemantauan, pengamanan, serta evakuasi di sejumlah titik yang terdampak luapan air di kawasan Nagari Koto Baru, di antaranya Panti Asuhan Muhammadiyah dan sepanjang ruas jalan nasional yang terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok melalui Kabid kepala bidang Pencegaaan dan Kesiapsiagaan, Nopelius, ST, MT menyampaikan akibat hujan, beberapa titik lokasi di Kabupaten Solok mulai terdampak, seperti di Koto Baru adanya kerikil yang terbawa hujan hingga ke jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Akibat hujan dan debit air di saluran meningkat, kerikil terbawa hingga ke permukaan jalan yang berbahaya bagi pengguna jalan, TRC dan Damkar Kabupaten Solok langsung menindak lanjuti kondisi tersebut dengan memberishkan permukaan jalan yang tertutup material tersebut” ujar Nopelius.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Solok akan segera berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk penanganan pada titik-titik yang terdampak, agar aliran air kembali lancar dan risiko genangan dapat diminimalkan.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Solok telah menyampaikan peringatan dan imbauan kepada masyarakat terkait potensi hujan yang berlangsung sepanjang sore hingga malam hari. Masyarakat diharapkan tetap waspada, berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang, serta menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
BPBD Kabupaten Solok mengimbau masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi cuaca ekstrem. Keselamatan adalah prioritas, kewaspadaan adalah langkah awal untuk mengurangi risiko bencana. Moentjak
Berita Terkait :Â





Facebook Comments