Wabup Agam: Vaksinasi Pelajar SD Menjadi Tantangan Berat

SD
Lubuk Basung, SuhaNews – Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah mengatakan Pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar tingkat SD usia 6-11 tahun jadi tantangan berat bagi Pemerintah Kabupaten Agam.

Vaksinasi yang akan dilakukan terhadap pelajar tingkat SD ini butuh pemahaman lebih maksimal bagi wali murid, agar tidak menimbulkan kekhawatiran nantinya,” ujar Irwan Fikri saat mengikuti rakor pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SD, di aula Wibisono Polres Agam, Selasa (25/1).

Baca juga: Bahas Vaksinasi Pelajar Tingkat SD, Pemkab Agam dan Polres Gelar Rakor

Pemkab Agam bersama Polres Agam, jelasnya, bakal bentuk tim untuk menyosialisasikan terkait pelaksanaan vaksinasi ini.

“Vaksinasi ini sudah ada regulasinya yaitu Permenkes nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021, tentang pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun,” ujar Wabup Agam.

Tim yang akan dibentuk, jelas Irwan Fikri, akan menyosialisasikan regulasi itu pada wali murid, untuk berikan pemahaman lebih maksimal bahwasanya vaksin aman, halal dan bermanfaat bagi kepentingan anak.

“dengan vaksinasi bisa selamatkan rakyat dari wabah Covid-19, di samping berdo’a pada Allah SWT,” sebutnya.

SD
Irwan Fikri

Pemkab Agam dan Polres Agam, tambah Irwan Fikri, tengah menyusun strategi seperti apa yang akan dilakukan dalam menyosialisasikan pelaksanaan vaksinasi ini, supaya materi disampaikan bisa dipahami dan diterima wali murid.

“Materi  sosialisasi mencakup aspek medis, agama, regulasi dan lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian menyebutkan, sesuai surat edaran Kemenkes nomor SR01.0214/3309/2021, yang boleh melakukan vaksinasi anak, usia 6-11 tahun itu hanya daerah capaian vaksinasi umumnya 70 persen dan vaksinasi lansia 60 persen.

Namun, setelah keluarnya surat edaran baru nomor SR02.06111/165/2022, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah bisa dilakukan seluruh kabupaten dan kota.

BACA JUGA  Kunjungi Agam, KPI Pusat Diterima Wakil Bupati Irwan Fikri

“Vaksin yang akan digunakan sesuai regulasi itu adalah jenis Sinovac,” jelasnya.

“Alangkah baiknya, dirapatkan juga di tingkat kecamatan dalam menyusun jadwal untuk pelaksanaan sosialisasi ini,” tambah Hendri Rusdian. (*)

Baca juga: Walikota Padang Launching Vaksinasi Covid-19 Bagi Peserta Didik Usia 6-11 Tahun

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakDinas Perdagangan dan Transmigrasi Pessel Gelar Pasar Murah Minyak Goreng
Artikulli tjetërBupati Tanah Datar Serahkan SK dan Ambil Sumpah Janji 175 CPNS