Wako Hendri Septa Sembelih Hewan Kurban di Nurul Iman dan Balaikota Padang 

Wako Hendri Septa Sembelih Hewan Kurban di Nurul Iman dan Balaikota Padang 
SuhaNews – Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan penyembelihan hewan kurban di dua lokasi pada Senin (11/7/2022). Lokasi pertama di Masjid Agung Nurul Iman, kemudian dilanjutkan ke Balaikota Padang, Aie Pacah. 

“Alhamdulillah, pada tahun ini kita dapat kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Semoga kurban kita ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” ujar Wako Hendri Septa.

Wako Hendri Septa mengapresiasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Nurul Iman Kota Padang. Hal itu dikarenakan daging kurban yang dibagikan kepada warga sekitar dibungkus menggunakan wadah yang terbuat dari bambu, bukan menggunakan kantong plastik.

“Biasanya ditempat-tempat lain, pengurus masjid menyediakan kantong plastik namun di Masjid Nurul Iman berbeda. Disini bahan pembungkus daging hewan kurban terbuat dari bambu, sehingga ramah lingkungan. Ini patut kita contoh karena dapat mendukung program pemerintah mengurangi sampah di Kota Padang,” ujar Wako Hendri Septa.

Sementara itu, Pengurus Masjid Agung Nurul Iman Padang Maigus Nasir mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada perayaan Iduladha 1443 Hijriah ini berjumlah 12 ekor, yang terdiri dari 10 ekor sapi dan 2 ekor Kambing.

“Hewan ini merupakan kurban dari ASN Dinas Perdagangan Kota Padang, Perumda AM Kota Padang dan Bank Syariah Indonesia (BSI), ” ucapnya.

Penyembelihan hewan kurban di lokasi kedua tak kalah meriahnya. Didampingi Kabag Kesra Kota Padang Fuji Astomi, Wako menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Ukhuwah Komplek Perkantoran Balaikota Padang, Aie Pacah.

Daging kurban tersebut diperuntukkan bagi pegawai honor dan kontrak, juga bagi warga sekitar. Rel

Baca juga:

Facebook Comments

BACA JUGA  38 Veteran Terima Bantuan di Hari Kemerdekaan
loading...
Artikulli paraprakPerguruan Thawalib Padang Panjang Miliki Asrama Baru
Artikulli tjetërPemprov Sumbar Bertekad Jadikan Sumbar Sebagai Rumah Perhutanan Sosial