Warga Koto Baru Positif Covid-19 Bertambah, Walinagari Himbau Perketat Protokol Kesehatan

Koto Baru, SuhaNews. Warga nagari Koto Baru kecamatan Kubung Kab. Solok yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah. Dalam relis resmi Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Senin (14/9) disebut 2 warga ini bersama 6 warga Kab. Solok lainnya dinyatakan positif berdasarkan hasil uji labor.
Terkait kondisi ini, wali nagari Koto Baru Afrizal Khaidir melalui SuhaNews, Selasa (15/9) pagi, mengajak masyarakat untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

“Mari kita tekadkan pada diri kita untuk membiasakan 3 M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak, ini untuk melindungi diri kita dan orang-orang disekitar kita dari penyebaran Covid-19,” ujar Afrizal.

Afrizal juga menghimbau untuk etaplah jaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui penerapan pola hidup sehat dan perilaku hidup bersih dan konsisten, disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berita Terkait :

“Mari kita semua dapat menjalani adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19 dengan saling mengingatkan. Lindungi diri kita karena dengan melindungi diri kita dengan sendirinya kita telah melindungi orang lain,” ulas Afrizal.

Afrizal juga mengajak, setiap warga Koto Baru yang baru saja melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama daerah yang ada kasus Covid-19, untuk melakukan swab tes untuk deteksi dini kondisi tubuh.

Melalui kesempatan ini wali nagari juga mengajak masyarakat Koto Baru untuk mendoakan agar warga Koto baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini segera sembuh.

BACA JUGA  Sekdako Sawahlunto Ikuti Sosialisasi Pembentukan Komponen Komcad

“Lebih dari itu, mari kita berikan dukungan moril dan motivasi bagi pasien dan keluarga dan kerabatnya. Covid-19 bukan aib yang membuat mereka harus dikucilkan, tetapi dukungan dan semangat kita jadi salah satu obat buat mereka,” ulas Afrizal.

Menutup pembicaraan dengan SuhaNews, Afrizal kembali mengingatkan agar seluruh masyarakat mematuhi protokol kebiasaan, jangan sampai terjadi pelanggaran yustisi adaptasi kebiasaan baru. Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

Google News