Warga Padang keluhkan Praktek Pengoplosan BBM Jenis Premiun

251
SuhaNews. Saat ini warga Kota Padang mulai memgeluhkan adanya praktek pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Isu adanya praktek pengoplosan BBM ini beredar disebabkan sudah adanya korban warga yang mengisi BBM jenis Premium disalah satu penjual BBM eceran. Usai mengisi BBM motor miliknya tidak bisa jalan dan macet.

Informasi yang dihimpun di lapangan (30/06/2020) menyebutkan, bahwa sudah banyak korban kendaraan warga terutama roda dua yang rusak saat tidak sengaja terisi dengan BBM oplosan tersebut.

Aleg (58th) salah satu warga Padang mengatakan, motor miliknya usai membeli BBM disalah satu penjual eceran di pinggir jalan, motor miliknya tidak kuat menanjak usai mengisi BBM tersebut.

“Motor saya tadi mogok usai mengisi minyak disalah satu penjual eceran. Saya duga minyak yang saya beli tadi adalah minyak oplosan,” katanya.

Selama ini warga hanya mendengar berita jika sudah ada minyak oplosan yang masuk disejumlah daerah di Sumbar. Namun sepertinya minyak oplosan tersebut sudah mulai masuk ke kota Padang.

“Kami pikir daerah kita tidak ada minyak tersebut. Namun diduga saat ini mulai masuk sebab sudah banyak kendaraan yang jadi korban,” ujarnya.

Asdil (48) warga lainnya meminta hal ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak Pemerintah Kota Padang dan aparat kepolisian harus bertindak tegas. Pasalnya fungsi pemerintah yaitu mendengar permasalahan masyarakat.

“Pemerintah yang harus cepat tanggap akan keluhan masyarakat ini. Pasalnya jika tidak ada pengawasan maka akan membuat warga susah karena harus memperbaikki kendaraan mereka jika menjadi korban minyak oplosan tersebut,”pintanya.

Seperti di lansir sebuah situs resmi sebuah pabrikan kendaraan bermotor menjelaskan ” seluruh kendaraan yang sudah memakai sistim pembakaran injeksi atau dengan kompresi 9:1 sampai 10:1 diharus memakai bensin keluaran Pertamina minimal kadar oktan 90 (Pertalite). Jika memakai bensin beroktan 88 (Premium) kendaraan akan
mengalai seering ngelitik dan boros.

Kemudian pompa injeksi akan bekerja keras karena tersumbat dan kinerja aki akan sering maksimal alias aki cepat soak.

Didi seorang mekanik sebuah bengkel resmi salah satu merek kendaraan bermotor yang di hubungi awak media mengatakan ” saran saya di anjurkan pakai lah minyak minimal jenis Pertalite. Jangan pakai premium apalagi pakai bensin oplosan yang banyak beredar di tingkat pengecer di pinggir jalan sekarang ini, mesin kendaraan anda akan cepat rusak. Kerusakan karena hal ini tidak akan dapat di klem jaminan garansi mesin, ” tutup didi memberi saran

Editor: Lim Summer: focuskriminal. Com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...