Solok, SuhaNews. 3 orang siswa MTsS Koto Anau yakni Sri Wahyuni, Salsabila Nabila Azzahra dan Diva Arrahma mengikuti Kompetisi Sain Madrasah Online (KSMO) Tingkat Nasional yang digelar pada Senin (10/11/20) bertempat di MTsS Koto Anau.
Kegiatan perlombaan ini dihadiri oleh seluruh majelis guru dan di monitoring oleh Kemenag Kab. Solok yg di wakili oleh Kasubag TU H. Fuadi Nawawi. MA
H.Fuadi dalam Sambutan nya mengatakan bahwa KSMO merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan Kemenag. Kegiatan ini menjadi wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains, sekaligus menumbuh kembangkan budaya kompetisi yang sehat”,jelasnya.
Tujuanya adalah memotivasi mereka agar terus meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spriritual. sementara Kompetisi tersebut juga memberikan kesempatan kepada siswa madrasah menjadi Duta Indonesia yang dapat membanggakan bangsa kata H.Fuadi Nawawi.
“KSMO 2020 ini menuntut peserta agar mendapat bimbingan persiapan minimal dari lima guru. Di antranya, guru sains (sesuai bidangnya), Fiqih, Alquran Hadis, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan guru IT”,sebutnya.
Harapan kami dengan adanya kompetisi ini menjadi motivasi bagi siswa, guru dan untuk madrasah agar lebih giat lagi mencapai madrasah hebat bermartabat”,tutupnya.
Kepala Mts Koto Anau Dra.Fitra juga mengatakan bahwa Kompetisi Sains Madrasah(KSMO) tahun 2020 ini merupakan ajang kompetisi yg bertaraf Nasional dan sebelumnya siswa kita juga sudah pernah mewakili Kab solok untuk Tingkat Provinsi jelas Fitra.
“Untuk saat ini siswa kita terpilih 3 orang untuk maju ditingkat nasional diantaranya Sri Wahyuni yang dibina oleh ustazah Welly Anggraini.S.Pd, dengan bidang Studi Matematika, sedangkan Salsabila Nabila Azzahra yang dibina oleh ustazah Rita Wshdini,S.Pd dari bidang studi IPA sedangkan Diva Arrahma dibina oleh ustazah Delmi Welnita,S. Pd.I dari bidang studi IPS”,sebutnya.
Dengan demikian sambung Fitra, siswa dan guru yang ada sangat termotivasi dengan terpilihnya siswa kami dalam kegiatan KSMO ini, madrasah tidak lagi dianggap sebelah mata tapi sudah mampu meningkatkan kualitas untuk tingkat Nasional, semoga kedepan lebih terpacu lagi menjadikan Madrasah Hebat Bermartabat”,pungkasnya.
reporter :Â Dedi editor : Moentjak
BACA JUGA :



Facebook Comments