9 Warga Sulit Air, Kabupaten Solok Terkonfirmasi Covid-19

9
Arosuka, SuhaNews – Total Warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi covid-19 sebanyak 792  orang, yang terdiri atas karantina mandiri 43 orang, dirawat 7 orang, meninggal 18 orang dan sembuh 724 orang.

“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  8.930 (delapan ribu sembilan ratus tiga puluh) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Minggu (7/2/2021) di Arosuka.

Adapun kasus suspek dirawat sudah tidak ada lagi karena hasil pemeriksaan sSpesimennya telah negatif dan kasus konfirmasi ada tambahan 9 orang.

Adapun tambahan sebanyak 9 orang yang terkonfirmasi, yakni

  1. Laki-laki 53 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, pekerjaan Kepala Jorong, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  2. Perempuan 58 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, pekerjaan IRT, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  3. Laki-laki 12 thn, alamat Nagari Sulit Sair, Kec. X Koto diatas, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  4. Laki-laki 14 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, Pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  5. Perempuan 9 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  6. Laki-laki 60 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, Pekerjaan ASN pada Puskesmas Sulit Air, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  7. Perempuan 36 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, pekerjaan Sekretaris Nagari, merupakan kontak erat dg kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  8. Perempuan 41 thn, alamat Nagari Sulit, air Kec. X Koto diatas, pekerjaan IRT, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  9. Perempuan 56 thn, alamat Nagari Sulit Air, Kec. X Koto diatas, Pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek yang memiliki gejala demam dan lemas, yang bersangkutan dirawat di RSUD M Natsir.
BACA JUGA  Bidan di Kota Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Bbagi yang menjalani karantina mandiri, jangan beraktivitas di luar rumah,” ujar Syofiar Syam.

Bila ada keperluan ke luar rumah, seperti membeli makanan ataupun obat-obatan, jelas Syofiar Syam, mintalah orang lain untuk melakukannya. Pasien dapat memanfaatkan aplikasi layanan  online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hindari kontak dekat dengan orang yang tinggal serumah,” tambahnya, mengutip rilis Dinas Kesehatan.

Selama di rumah, disarankan untuk berada di kamar yang terpisah dengan penghuni rumah lainnya. Kamar disarankan memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik.

Namun, bukan berarti kita harus selalu di dalam kamar dan orang lain tidak boleh masuk,  diperbolehkan asal  jaga jarak atau physical distancing, terutama seperti lansia, pemilik penyakit kronis, dan ibu hamil.

“Meski di rumah, tetap disarankan untuk mengenakan masker guna mencegah penularan kepada keluarga atau orang yang berada dalam satu rumah,” tambah Syofiar Syam.

Di samping itu disarankan untuk menggunakan perlengkapan terpisah. Gunakan piring, sendok, garpu, dan gelas terpisah. Perlengkapan mandi, seperti handuk dan sikat gigi, juga harus terpisah dari penghuni rumah lainnya. (Wewe)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...