Pariaman, SuhaNews – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi menggelar rapat kordinasi event acara “Tabuik Photography Camp 2023”, Selasa (11/7/23) di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman.
Rakor tersebut dipimpin oleh Asisten II Setdako Pariaman Elvis Chandra, didampingi oleh Kadisparbud Kota Pariaman Ferialdi dan Asril Kabid Pemasaran Dispar Provinsi Sumatera Barat serta dihadiri oleh seluruh OPD, Camat se-Kota Pariaman, Kepala Desa Apar dan Pokdarwis Desa Apar, bertempat.
Baca juga: 250 Ribu Pengunjung Saksikan Puncak Pesona Hoyak Tabuik Budaya Piaman 2022
“Kegiatan Nasional yang baru pertama kali akan diadakan di Kota Pariaman ini dalam rangka mendukung promosi wisata yang ada di Kota Pariaman sekaligus memperkenalkan budaya tradisisional Kota Pariaman ke masyarakat luas baik nasional ataupun international,” ujar Elvis Chandra.
Elvis meminta bantuan kepada semua OPD terkait agar bisa melaksanakannya sebaik mungkin seperti DLH bertanggung jawab dengan kebersihan dan kerapian lokasi acara, Dishub bertanggung jawab dengan parkir dan juga mobilisasi kegiatan, Pol PP juga bertanggung jawab dengan masalah keamanan, serta bantuan pendukung lainnya yang dibutuhkan pada saat kegiatan berlangsung sampai dengan selesai.
Asril menjelaskan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan di Desa Wisata Apar pada tanggal 27 s/d 30 Juli 2023 akan diikuti oleh 50 orang peserta.
“Tabuik Photography Camp 2023 ini mengambil tema tentang Perpaduan Landscape dan Pakaian Tradisional Fashion Minangkabau, yang diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari 15 peserta dari luar Provinsi Sumatera Barat dan 35 peserta dari Provinsi Sumatera Barat”, jelas Asril.
Photographer nusantara di luar Sumatera Barat, jelas Asril masih dibuka pendaftarannya secara online dari tanggal 1 Juli s/d 20 juli 2023, dengan link pendaftaran bit.ly/regisFGluarSumateraBarat.
Untuk ketentuan hadiah bagi 35 peserta yang masuk nominasi akan diikutsertakan dalam kegiatan acara Fotography Camp, Workshop, Hunting HI Konseptual, dan mendapatkan fasilitas camp 3d 3n, transportasi dan akomodasi.
Hasil karya peserta seluruhnya menjadi hak penyelenggara yaitu Disparbud Kota Pariaman dan Dispar Provinsi, sekaligus berhak menggunakan karya tersebut sebagai bentuk bahan promosi tanpa permohonan izin dari pemilik karya terlebih dahulu. (Tachi/We)
Baca juga: 250 Ribu Pengunjung Saksikan Puncak Pesona Hoyak Tabuik Budaya Piaman 2022



Facebook Comments