Padang, SuhaNews – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Atip Latipulhayat, S.H, LL.M, Ph.D., resmikan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB dan SKB, Senin, 5 Januari 2026 bertempat di SMK Negeri 1 Sumatera Barat.
Ketua Tim Revitalisasi dari BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sumatera Barat, Chitra Puspitahati, S.S, M.Pd., mengatakan bahwa jumlah satuan pendidikan di Sumatera Barat yang mendapatkan program revitalisasi pada tahun 2025 ini sebanyak 303 sekolah.
Baca juga: Terdampak Bencana, Stafsus Mendikdasmen Bantu Dunia Pendidikan Kota Pariaman
“Rincian revitalisasi yakni SMA sebanyak 43 sekolah, 98 SMP, 133 SD dan 26 PAUD,” jelas Chitra Puspitahati.
Sementara untuk SMK, SLB dan SKB dikelola oleh Direktorat Vokasi.
Peresmian ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, Dirjend GTK, Direktur SMK, Kepala BBPMP Provinsi Sumatera Barat, Kepala UPT Kemendikdasmen, Kadisdik Propinsi Sumbar, Kadisdik Kota Padang, Direktur Politeknik Negeri Padang, Koordinator dan Fasilitator, Kepala Sekolah, Tim Revitalisasi Satuan Pendidikan, guru dan siswa perwakilan dari sekolah-sekolah penerima revitalisasi dan panitia dari BBPMP Provinsi Sumatera Barat.
Gubernur Sumatera Barat menyampaikan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan memiliki makna yang sangat strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui penguatan sarana prasarana, tata kelola, mudah-mudahan kualitas pembelajaran akan bisa ditingkatkan.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemendikdasmen,” ujar Mahyeldi Ansharullah.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam menyampaikan jika revitalisasi merupakan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo menindaklanjuti amanat pembukaan UUD 1945 dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Dengan dana swakelola sebesar Rp16,9 Triliun pada tahun 2025 diharapkan kerusakan sekolah bisa diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan,” harap Atip Latipulhayat. Feri F
Baca juga: Mendikdasmen Tinjau Sekolah Terdampak Bencana di Agam



Facebook Comments