Agam, SuhaNews – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti tinjau sekolah-sekolah yang terdampak banjir dan tanah longsor di SMP N 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (5/12).
“Kami melihat proses pembersihan sekolah sudah berjalan dan berharap aktivitas belajar dapat segera pulih. Pemulihan layanan pendidikan menjadi prioritas utama kami,” ujar Mendikdasmen Mu’ti.
Baca juga: Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor
Mendikdasmen menegaskan bahwa pemulihan layanan pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah, terutama untuk memastikan proses belajar mengajar dapat segera kembali normal.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen menyampaikan duka mendalam atas musibah yang dialami masyarakat, serta memberikan dukungan moral kepada guru dan siswa yang terdampak agar tetap kuat menghadapi situasi ini.
Kemendikdasmen menyalurkan berbagai bentuk bantuan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pendidikan di Agam. Bantuan tersebut mencakup dana pemulihan sarana sekolah, santunan bagi siswa yang meninggal dunia, serta bantuan dana bagi guru yang rumahnya terdampak.
Untuk mendukung kebutuhan pembelajaran, kementerian juga menyerahkan paket perlengkapan sekolah (school kit) bagi siswa dan family kit untuk keluarga terdampak.
Tidak hanya fokus pada sarana fisik, Mendikdasmen turut memberikan layanan psikososial (trauma healing) kepada para siswa berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, hingga SMP. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kondisi emosional dan psikologis anak-anak agar mereka dapat kembali belajar dengan nyaman.
Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk mengalokasikan sumber daya secara maksimal dalam mendukung pemulihan pendidikan di wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Agam, hingga seluruh layanan pendidikan kembali berjalan normal.
Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com, yang turut mendampingi kunjungan, menyampaikan bahwa sektor pendidikan di Kabupaten Agam turut terdampak cukup besar akibat bencana. Ia menjelaskan bahwa terdapat 102 unit satuan pendidikan yang terdampak, terdiri dari 22 unit TK/PAUD, 65 unit SD, dan 15 unit SMP.
“Kami Pemkab Agam mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri dan rombongan atas bantuan yang diberikan kepada sekolah, murid, dan keluarga yang terdampak bencana. Semoga membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Kunjungan Mendikdasmen ke Kabupaten Agam menjadi dorongan penting bagi percepatan pemulihan sektor pendidikan pascabencana. Dengan adanya dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, proses belajar mengajar diharapkan dapat kembali berlangsung normal, sehingga anak-anak dapat melanjutkan pendidikan mereka dengan aman dan nyaman. (agamkab.go.id)
Baca juga: Pemprov Sumbar Salurkan 534 Kg Beras dan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir di Palangai Gadang



Facebook Comments