Pernah Berpaling, Mercedes Benz Mesin Pilihan P0. NPM

SuhaNews | Ditengah berpacunya pemain muda Lintas Sumatera dengan unit tronton yang menawarkan sleeper class, PO. NPM sebagai salah satu operator bus tertua di Indonesia yang tak pernah putus beroperasi hingga saat ini, tetap tenang melayani konsumen setia dan perantau Minang dengan armada Mercedes Benz OH1526 dan OH 1626nya.

Sepertinya tak tertarikk untuk membuat Bagolek Class (Sleeper Class) atau kelas campuran dalam satu armada ada dua kelas (Suite Combi), PO. NPM yang dioperasikan oleh PT. Naikilah Perusahaan Minang, justru melebarkan sayapnya di propinsi Riau. Terbaru, membuka rute Bogor – Bangkinang via lintas timur.

Pesona Bus AKAP Sumbar, Setiap P.O Punya "Artis"

Seluruh armada yang beroperasi saat ini, baik Executive Plus maupun Sutan Class memakai mesin Mercedes Benz yang pakaikan body Legacy SR2 dan SR3 dari karoseri Laksana dan body Jetbus3+ dan Jetbus5 dari karoseri Adiputro serta beberapa unit memakai body Avante dari karoseri Tentrem. Terbilang setia bila dibandingkan dengan beberapa kompetitor yang memiliki merk mesin dan body buatan dari berbagai karoseri.

PO. NPM yang terlihat setia dan percaya pada mesin dan chasis Mercedes Benz sejak era 80an zamannya mesin LBP dan OF hingga sekarang OH 1626 dengan Air Suspensios, bukan tidak pernah berpaling ke merk lain.

Disaat bisnis angkutan darat mengalami keterpurukan ketika harga tiket pesawat turun drastis hingga menyamai harga tiket bus, NPM terus bertahan mengoperasikan puluhan armadanya dengan mempertahkan rute AKAP Sumbar – Jakarta – Bandung dan Sumbar – Sumut. Selain peremajaan body di karoseri Rahayu Santosa, juga meremajakan mesin OH1518 dengan mesin dari Tiongkok bermerk Yu Chai, hingga salah satu armadanya diberi julukan Minang Chai oleh pengemudinya saat itu alm. Yusran Nasution.

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Menerima Kunjungan Pasis Empat Negara Sahabat

Pemilihan mesin China yang dikawin silang dengan chasis Mercedes Benz adalah salah satu siatas yang dipakai operator bus kala itu untuk mensiasasti biaya peremajaan. Karena harga mesin dan chasis baru tidak sebanding dengan penghasilan saat itu yang jumlah penumpang rendah, hingga ada curhatan pengemudi yang menyebut, masih bisa beropersi saja sudah syukur.

Baca juga : Dari Tahun 1994 di NPM, Edi Tiap Tahun Antar Jemput Jemaah Haji

Diawal kebangkitan era kepemimpinan PO. NPM generasi ketiga, operator bus asal Padang Panjang ini bangkit dengan merilis tiga armada baru bermesin Mercedes Benz OH1525 yang dipakaikan body Marcopolo non HD dari karoseri Adiputro. Armada ini diberi nomor dinding Vircansa 01 – 03. Kemudin seiring dirilisnya divisi pariwisata Vircansa Tour Bus, NPM juga mengeluarkan armada bermesin Tiongkok Golden Dragon yang dipakaikan body Scorpion King buatan karoseri Tentrem, sama dengan armada Vircansa.

Pada peremajaan besar-besaran bus dengan livery Kaluak Paku ini secara jor-joran merilis bus dengan mesin Mercedes Benz 1526 memakai body Legacy SR2. Sepeuluh armada ini dilaunching di kawasan wisata Minang Fantasi Waterpark Padang Panjang, dan setelahnya terus lahir armada baru menggunakan mesin Jerman ini.

padang
Deretan Armada baru PT. NPM keluaran tahun 2020 saat di terminal Bareh Solok, Minggu (9/2). foto Yulfadhly

Sepuluh bus ini dihadirkan dengan layanan sama dengan bus yang sudah beroperasi, berkapasitas 40 seat dilengkapi toilet, smoking area dan USB charger di setiap tempat duduk penumpang.

Terus bangkit, di penghujung tahun 2022, PO. NPM merilis layanan baru bertajuk Sutan Class yang menyediakan 30 seat tempat duduk dan masing-masingnya dilengkapi legrest untuk menyaingi kompetitor dan saat itu menjadi kelas layanan tertinggi bus AKAP di rute Sumbar – Jakarta.

Untuk membedakan dengan Executife Class, armada Sutan Class dibangun diatas chasis Merceds Benz OH1626 yang dilengkapi Air Suspensi memakai body SR2 Double Glass dari karoseri Laksana dan Jetbus3+ dari karoseri Adiputro.

BACA JUGA  Semangat Berbagi MAN 1 Bukittinggi Dalam Program Ramadhan Vibes

PO. NPM juga menghadirkan dua unit istimewa dalam jajaran armdanya. Keduanya memakai mesin Mercedes Benz OH1626 matic transmision dengan body Jetbus3+ yang memakai livery berbeda dari dari unit lainnya. Yakni livery klasik tahun 90an, yang satu dijuluki livery gergaji dan satu lagi livery matematika karena ada gambar kotak, lingkaran dan segitiga.

Penambahan unit terus dilakukan oleh PO. NPM untuk Sutan Class, pengembangan rute juga dilakukan. Dimulai dengan membuka layanan Sutan Class di rute Sumbar – Medan – Binjai sekaligus menghadirkan Jetbus5 single glass, di angkatan berikutnya menghadirkan rute Padang – Dumai dan Dumai Bandung juga dengan armada Jetbus5 hingga yang terakhir Bangkinang – Bogor dengan jenis armada yang sama. mercedes mercedes mercedes mercedes ,mercedes mercedes mercedes mercedes mercedes mercedes mercedes mercedes mercedes

PO. NPM merilis lima unit baru armada Sutan Class yang menggunakan body Jetbus5 besutan karoseri

Meski rute Jambi – Padang – Pariaman juga dimasuki kompetitor layanan Bagolek Class, PO. NPM tak gentar bertahan dengan layanan Exceutive Plus, walau konsumen berharap adanya penambahan layanan serupa atau naik menjadi Sutan Class. Seperti harapan penumpang tujuan Bandung yang sampai saat ini masih dilayani Executive Plus. Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News