BBPMP Sumbar Gelar Rakor Sistem Penerimaan Murid Baru

Padang, SuhaNews – BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sumatera Barat mengadakan kegiatan Rakor SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, selama tiga hari 9 s/d 11 Maret 2026 di Premiere Hotel & Convention Padang.

“Kegiatan ini diikuti oleh oleh 112 orang peserta dari berbagai elemen,” ujar Ketua Panitia Siti Mardiyah.

Peserta Rakor, jelas Siti Mardiyah, bukan hanya jajaran Dinas Pendidikan, juga dihadirkan Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Komunikasi dan Digital, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial, Kementerian Agama.

Baca juga: Bahas SPMB 2025, BBPMP Sumbar Undang Pemda se-Sumatera Barat

Di samping itu, juga hadir jurnalis, Penanggungjawab/Ketua pelaksana SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat/Kabupaten/Kota, Admin Dapodik/Datadik Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar/Kabupaten/Kota, Koordinator Pengawas SD/SMP/SMA/SMK, di Sumater Barat, Ombudsman dan Kepolisian.

Kepala BBPMP Provinsi Sumatera Barat Dr. Muslihuddin, M.Pd., yang membuka rakor ini menyampaikan bahwa SPMB hadir sebagai bentuk transformasi dari sistem penerimaan sebelumnya dengan tujuan menciptakan proses seleksi yang lebih objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi sehingga dapat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“SPMB merupakan mekanisme penerimaan murid pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang dilakukan secara terstruktur, terbuka, dan berbasis teknologi informasi,” ujar Muslihuddin.

SPMB bSistem ini dirancang untuk memastikan proses penerimaan berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi serta meminimalkan praktik kecurangan atau manipulasi data.

“Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pelaksanaan SPMB, mulai dari penyusunan kebijakan teknis hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan,” tambah Muslihuddin.

Sementara itu, satuan pendidikan bertanggung jawab dalam memberikan layanan informasi, melakukan verifikasi data, serta memastikan proses penerimaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, tegasnya. Feri F

BACA JUGA  Genius Umar Kunjungi Duta Besar UEA, Y.M. Abdulla Salem Obaid AlDhaheri

Baca juga: Transformasi Digital Pendidikan, Payakumbuh Luncurkan SPMB DISAKOLA

Facebook Comments

Google News