Padang, SuhaNews | Suasana khidmat menyelimuti Aula Amal Bhakti I Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Senin petang (27/04/26). Di tengah puluhan pejabat dan undangan, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mustafa, melantik sejumlah pejabat administrator dalam sebuah prosesi yang tidak sekadar seremonial, melainkan momentum penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada umat.
“Jabatan adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik secara kedinasan maupun secara ukhrawi di hadapan Allah SWT,” tegas Mustafa di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Turut hadir Kabag TU H. Edison dan Kabid Parkir Joben sebagai saksi, jajaran Kabid, Pembimas, para Kepala Kankemenag Kabupaten dan Kota, serta Ketua DWP Kemenag Sumbar. Acara ini juga dihadiri mantan Kakanwil Sumbar, H. Syahrul Wirda.
Dalam arahannya, Mustafa menjelaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan adalah hal lumrah (sunnatullah) dalam dinamika organisasi. ”Ini bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan efektivitas dan kinerja kelembagaan,” ujarnya.
Para pejabat yang dilantik diminta menyikapi perubahan dengan husnuzan (berprasangka baik), lapang dada, dan kesiapan berkontribusi di mana pun amanah diberikan.
“Jabatan bukanlah tujuan, melainkan wasilah (sarana) untuk berkhidmat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pesannya seraya mengucapkan selamat kepada para pejabat baru.
Mustafa menegaskan empat hal krusial yang harus dijaga. Di antaranya adalah Integritas dan profesionalitas sebagai wujud amanah dan istiqamah dalam tugas.
Kemudian, Kinerja dan inovasi pelayanan publik. Dengan semangat itqan (sungguh-sungguh dan tuntas).
Ketiga, Sinergi dan kolaborasi dalam bingkai ukhuwah dan ta’awun.
Keempat oderasi beragama (wasathiyyah) yang diinternalisasikan dalam setiap kebijakan dan tindakan.
Selaras dengan kebijakan Kementerian Agama, tak lupa Mustafa menyampaikan lima arahan strategis.
Pertama, Transformasi Digital dan Informasi. “Kita dituntut adaptif terhadap teknologi. Manfaatkan media digital secara bijak sebagai bagian dari tabayyun (klarifikasi) dalam menghadapi hoaks dan disinformasi, demi menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Kedua, Kurikulum Cinta dan Moderasi Beragama. Dalam menghadapi intoleransi, pendekatan berbasis cinta (mahabbah), toleransi (tasamuh), dan keadilan dikedepankan. “Kurikulum Cinta harus menjadi ruh dalam membangun harmoni sosial.”
Ketiga, Penguatan Ekonomi Syariah. Kemenag berperan mendorong penguatan ekonomi umat melalui prinsip syariah. Ukhuwah iqtisadiyah menjadi fondasi membangun kesejahteraan berkeadilan (al-‘adl) dan berkelanjutan (istidamah).
Keempat, Penataan Tata Kelola Pemerintahan. Good governance dengan nilai integritas wajib ditegakkan. “Jauhi praktik korupsi serta gratifikasi. Ini bagian dari jihad melawan penyimpangan (fasad) dalam birokrasi.”
Kelima, Pendidikan Berwawasan Masa Depan. “Pendidikan Islam dan pesantren harus melahirkan generasi yang tidak hanya faqih (paham agama), tetapi juga berwawasan luas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman.”
Tak lupa, Mustafa menyapa para istri pejabat yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan.
“Peran ibu-ibu sekalian sangatlah strategis sebagai pendamping (zaujah shalihah) yang memberikan dukungan moral dan spiritual. Dukungan doa, kesabaran, serta keikhlasan akan menjadi kekuatan besar bagi para suami dalam menjalankan amanah.”tukasnya.
Ia berharap para istri terus menjaga kehormatan, membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, serta berperan aktif dalam kegiatan Dharma Wanita dengan penuh tanggung jawab.
Mustafa mengakui bahwa ekspektasi masyarakat terhadap Kementerian Agama kian tinggi. “Mari kita tingkatkan etos kerja dengan niat ibadah (lillahi ta’ala), bekerja secara profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada umat.”
Mengakhiri sambutannya, ia memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan taufiq dan inayah-Nya.
“Selamat bertugas kepada saudara-saudara yang telah dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.” Pesannya menutup amanat. (vera)
Berikut nama-nama Pejabat yang dilantik:
Yasril Kakankemenag Kota Padang sebelumnya Kakankemenag Pasaman
Edy Oktafiandi Kakankemenag Kota Pariaman sebelumnya Kakankemenag Kota Padang
H Irwan Kakankemenag Kota Bukittinggi sebelumnya Kakankemenag Limapuluh Kota
H Amril Kakankemenag Kota Solok sebelumnya Kakankemenag Tanah Datar
Zulkfili Kakankemenag Kota Sawahlunto sebelumnya Kakankemenag Kabupaten Solok
Rali Tasman Kakankemenag Kabupaten Pasaman sebelumnya Kakankemenag Kabupaten Pasaman Barat
H Thomas Febria Kakankemenag Pasaman Barat sebelumnya Kakankemenag Kabupaten Agam
Dedi Wandra Kakankemenag Kabupaten Solok sebelumnya Kakankemenag Kota Sawahlunto
Hendri Pani Dias Kakankemenag Tanah Datar sebelumnya Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar.

Eri Iswandi Kakankemenag Limapuluh Kota sebelumnya Kakankemenag Kota Bukittinggi
Rinalfi Kakankemenag Kabupaten Agam sebelumnya Kakankemenag Kota Pariaman
Tan Gusli, Kabid Pendidikan Madrasah sebelumnya Perencana Ahli Madya Kanwil Kemenag Sumbar.VR
Berita Terkait :
- Mutasi di Kanwil Kemenag Sumbar, 12 Kakan Kabupaten / Kota Mutasi
- Dihadiri 2 Kakanwil dan Bupati Solok, H. Zulkifli Lulus Sidang Terbuka Doktoral di UMSB
- Mustafa, dari Luhak 50 Jadi Kakanwil setelah Mengabdi di Kemenag Kota Solok
- H. Mustafa, MA, Kakanwil Kemenag Sumbar yang Baru
- Mahyudin Gantikan Helmi jadi Kepala Kanwil Kemenag Sumbar
- Hanya 69 Hari Jabat Kakan Kemenag Kab. Solok, DR.Helmi Dilantik jadi Kakanwil



Facebook Comments